Breaking News:

Subsidi Listrik 2021

Nikmati Susbsidi Listrik Hingga 50 Persen, Begini Cara Mendapatkan dan Penuhi Syaratnya

Memasuki Mei 2021, warga pelanggan listrik kembali mendapatkan subsidi.Subsidi listrik diberikan PT PLN untuk periode April - Juni 2021.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi listrik, tagihan listrik, penggunaan listrik 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki Mei 2021, warga pelanggan listrik kembali mendapatkan subsidi.

Subsidi listrik diberikan PT PLN untuk periode April - Juni 2021. Besaran subsidi diberikan berbeda dari sebelumnya.

Bagaimana cara mendapatkan subsidi? Berikut di dalam artikel ini dibeberkan cara mendapatkan subsidi hingga maksimal 50 persen.

Adapun besaran stimulus listrik periode April-Juni 2021 ditetapkan berdasarkan Surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga: Jadwal Libur Lebaran 2021 Lengkap, Tanggal Cuti Bersama 2021, List Cuti Bersama Dipangkas Pemerintah

Baca juga: VIRAL Angkut Uang Rp 2,1 Miliar Pakai Pikap Ditutup Terpal, Begini Akhirnya Setelah Disetop Polisi

Untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA, besaran diskon tarif listrik adalah 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Sementara pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi, diberikan diskon sebesar 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

PLN siap Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021.
PLN siap Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021. (Humas PLN Kalselteng untuk BPost)

Pelanggan industri, bisnis, dan sosial akan mendapatkan pembebasan biaya atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen.

Untuk pelanggan listrik pasca bayar, subsidi listrik diberikan secara langsung dengan memotong tagihan listrik pelanggan. Adapun bagi pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token.

"Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, seperti dilansir dari Kompas.com. Dengan perubahan ini, ada beberapa hal yang harus dipahami oleh pelanggan.

Menurut Bob, pelanggan listrik rumah tangga, bisnis, dan industri daya 450 VA, kini harus kembali melakukan pembayaran rekening listrik.

Halaman
12
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved