Breaking News:

Berita HSS

7 Ribu Rapid Test Antigen Disiapkan, Melintas HSS Siap-Siap Diperiksa

Sebanyak 7.000 rapid test antigen disiapkan di HSS. Pemudik yang melintas bakal bakal menjalani rapid test antigen

BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Ilustrasi-Pelaksanaan Rapid Test Antigen kepada Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, disaksikan Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Sarizal ZA (baju puih, berdiri di belakang), Rabu (31/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan menyiapkan tiga titik cek poin di perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). 

Tak tanggung-tanggung cek poin tersebut bakal diberlakukan sejak 6 Mei mendatang hingga 17 Mei. 

Cek poin berada di tiga kecamatan perbatasan yakni Kecamatan Angkinang berbatasan dengan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kecamatan Loksado di jalur lintasan ke Batu Licin.

Selain itu, cek poin juga digelar di Kecamatan Sungai Raya yang berbatasan dengan Kabupaten Tapin. 

Cek poin ini akan dijaga selama 24 jam penuh. Penjagaan menggunakan sistem sift. Yang terbagi menjadi dua atau tiga sift. 

Baca juga: Dua Pelabuhan Dijaga Satlantas Polres Tanbu Kalsel untuk Antisipasi Pemudik Lebaran

Baca juga: Cegah Pemudik, Tim Gabungan Sekat 4 Titik Perbatasan Kalteng Selama 12 Hari

Baca juga: Larangan Mudik Diberlakukan, Bandara Syamsudin Noor Kehilangan Pendapatan Rp 400 Juta Sehari

Kapolres Hulu Sungai Selatan, AKBP Siswoyo, mengatakan personel yang diturunkan untuk operasi pengamanan lebaran dan cek poin sebanyak 87 anggota Polri. 

Anggota Polri ini akan menjaga titik cek poin. Selain anggota Polri, rencananya cek poin juga akan dijaga oleh Satpol PP HSS, Dinas Kesehatan HSS, Dinas Perhubungan HSS. 

Selain menjaga pemudik yang hendak lewat dari HSS maupun yang hendak ke HSS atau sekedar melintas HSS, pihaknya juga menyediakan rapid tes antigen bagi pemudik.

"Rapid tes antigen yang dibantu pemerintah provinsi ada 5 ribu. Kemudian dari Dinas Kesehatan ada 2 ribu. Total ada 7 ribu. Ini yang akan digunakan untuk memeriksa pemudik secara random atau acak," katanya. 

Baca juga: Dua Lokasi di Tabalong ini akan Jadi Posko Antisipasi Pemudik Antar Provinsi

Jika terbukti positif, maka pemudik atau warga yang melintas maka harus dikarantina di HSS selama lima hari. 

"Tempat karantina sudah disiapkan. Karena mudik antar provinsi tidak diperkenankan. Kalau ke Banjarmasin saja atau dalam provinsi konsekuensinya ya diperiksa," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved