Breaking News:

Mudik Nekat

Nekat Mudik Gunakan Ambulans, Polres Bekasi Perintahkan Penumpang Putar Balik

Masyarakat menggunakan berbagai modus mengelabui petugas berjaga di titik penyekatan selama periode larangan mudik Lebaran.Salah satunya naik ambulans

Editor: M.Risman Noor
(ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH)
Petugas Kepolisan (kiri) memeriksa truk bermuatan sayur yang membawa pemudik saat melintas di check point penyekatan arus mudik di Tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memberlakukan penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna memutus rantai penyebaran wabah COVID-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Upaya pemudik bisa bertemu keluarga nekat dilakukan. Berbagai cara dilakukan mengelabui petugas untuk bisa melewati titik penyekatan.

Namun tak kalah akal, petugas juga sudah berpengalaman dan cukup teliti melakukan pemeriksaan.

Hingga akhirnya pemudik pun didapati tanpa punya alasan jelas dan akibatnya harus putar balik.

Berbagai modus berhasil dibongkar aparat tak lepas pula pengalaman tahun 2020.

Baca juga: MA Anulir SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Kemendikbud-Ristek Harus Segera Cabut

Baca juga: Setelah THR 2021 Cair, BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Menyusul Dicairkan, Simak Penjelasannya

Sejumlah masyarakat menggunakan berbagai modus demi mengelabui petugas yang berjaga di titik penyekatan selama periode larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Pos cegat mudik di Kecamatan Lokpaikat, Tapin.
Pos cegat mudik di Kecamatan Lokpaikat, Tapin. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Dalam SE tersebut, pemerintah menetapkan tanggal 6-17 Mei 2021 sebagai periode larangan mudik Lebaran.

Aturan tersebut berlaku untuk semua pelaku perjalanan, baik darat, laut, dan udara. Menyikapi larangan mudik itu, Polda Metro Jaya sebelumnya telah menyiapkan 31 lokasi penyekatan di Jabodetabek guna mengantisipasi pelaku perjalanan darat yang masih nekat meninggalkan domisili masing-masing selama periode tersebut.

Sebanyak 1.313 personel pun dikerahkan untuk berjaga-jaga di 17 check point dan 14 lokasi penyekatan.

Baru dua hari pemberlakuan penyekatan, polisi telah menjaring sejumlah orang yang nekat mudik dengan berbagai modus.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved