Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020, Dua Laporan Terhadap AnandaMu di Bawaslu Banjarmasin Rontok

Pilkada Kalsel 2020, Dua laporan tim petahana yakni pasangan calon (paslon) H Ibnu Sina-Arifin Noor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin ron

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Edi Nugroho
Foto tim hukum Ibnu-Arifin
Tim hukum paslon H Ibnu Sina-Arifin Noor saat melaporkan dugaan kecurangan dari tim AnandaMu ke Bawaslu Banjarmasin 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pilkada Kalsel 2020, Dua laporan tim petahana yakni pasangan calon (paslon) H Ibnu Sina-Arifin Noor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin rontok.

Sekadar diketahui, belum lama tadi tim hukum petahana melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh tim paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu).

Dugaan kecurangan terkait dengan politik uang, dan bahkan tim hukum Ibnu-Arifin menyerahkan segepok uang sebagai alat bukti.

Dan dua laporan dari tim petahana ini pun rontok karena statusnya tidak dilanjutkan oleh Bawaslu Banjarmasin. Hal ini diketahui berdasarkan surat dua surat pemberitahuan status laporan yang dikeluarkan oleh Bawaslu Banjarmasin terkait dua laporan tersebut.

Baca juga: AnandaMu Kembali Menggugat, Ini Respons Tim Hukum Petahana Pilwali Banjarmasin

Baca juga: Tim AnandaMu Kembali Ajukan Gugatan, KPU Banjarmasin Langsung Konsultasi ke KPU RI

Baca juga: Pleno Pilkada Banjarmasin Menangkan Petahana, Tim AnandaMU Keberatan Lalu Lakukan Ini

Baca juga: Sah, Paslon AnandaMu Unggul di 3 Kelurahan PSU Pilwali Banjarmasin 2020

Untuk laporan dengan nomor 012/LP/PG/Kota/22.01/IV/2021 dengan pelapor atas nama M Raziv Barokkah dinyatakan tidak dapat dilanjutkan.

"Alasan tidak ditindaklanjuti karena laporan yang diberikan unsur syarat formilnya tidak terpenuhi," bunyi surat pemberitahuan dari Bawaslu Banjarmasin.

Kemudian untuk laporan dengan nomor 010/LP/PW/Kota/22.01/IV/2021 dengan pelapor M Imam Satria Jati juga dinyatakan tidak dapat ditindaklanjuti.

"Alasan tidak ditindaklanjuti karena unsur subjek hukumnya tidak terpenuhi," bunyi surat pemberitahuan dari Bawaslu Banjarmasin tersebut.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved