Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Penganiayaan di Kalteng, Karena Hal Sepele, Warga Pundu Kotim Pukul Sopir dengan Pipa Besi

Hanya karena terlalu dempet dengan truk tangki yang dikemudikannya, warga Desa Pundu Kotim emosi dan menggunakan pipa besi melakukan pemukulan

polres kotim
Korban Sugeng saat diberikan pengobatan usai dipukul Endro 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Seorang Warga Desa Pundu bernama Endro Saptono (45) pekebun sawit beralamat di Jalan Kayu Mas II RT.18 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin timur, Kalimantan Tengah, terpaksa berurusan dengan polisi karena melakukan pemukulan, Sabtu (29/5/2021).

Endro diperiksa intensif pihak kepolisian atas perbuatannya yang main hakim sendiri.

Dia memukul tubuh Sugeng Widodo (36) warga Desa Pundu Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur hingga mengalami luka memar.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Taufik Hidayat menjelaskan, kejadian pemukulan tersebut pada Sabtu (29/5/2021) pukul 16.00 WIB di Pelabuhan Katari Desa Keruing Kecamatan Cempaga Hulu.

Baca juga: Kapolda Kalteng Beri Penghargaan Kepada Puluhan Personil Berprestasi

Baca juga: Air Luberan Sungai Kahayan Masih Menggenangi Jalan Bukitrawi Pulangpisau Kalteng

Masalahnya Endro tak terima saat truk berpapasan terlalu dempet.

Diceritakan, saat kejadian, Sugeng Widodo yang jadi korban mengendarai truk tangki menuju arah pelabuhan Katari, Cempaga Hulu.

Saat itu dia berpapasan dengan truk tangki yang dikemudikan oleh Endro.

Korban saat itu sampai di pelabuhan dan turun dari truk tangki menuju ke sebuah warung namun ternyata Endro memutar balik kendaraannya.

"Ketika turun dari truknya, Endro, tampak emosional, dia membawa pipa besi dan memanggil korban kemudian didatangi oleh korban, saat itu Endro bertanya kenapa kamu mepet mepet-mepet bawa mobil'.Belum dijawab Endro langsung memukul tubuh korban menggunakan pipa besi," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Polres Banjarbaru Selidiki Penyebab Terbakarnya eks Pasar Bauntung,

Baca juga: Tak Lagi Ditutup, Pantai Pagatan Tanahbumbu Mulai Dipadati Pengunjung

Pukulan pipa besi itu, mengenai tangan sebelah kiri lutut sebelah kiri serta kaki kanan bagian betis sehingga mengalami luka.

Keributan itu sempat dilerai warga, setelah kejadian Endro langsung pergi, sedangkan, Sugeng melakukan bongkar muatan.

"Selanjutnya, Sugeng merasa dianiaya dia melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Cempaga Hulu dan kasusnya diproses polisi," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved