Breaking News:

Berita Banjarbaru

Pertemuan Bahas Indikasi Replika Makam Guru Zuhdi di Kesbangpol Banjarbaru, Ini Hasilnya

Pejabat Kesbangpol, kepolisian, MUI dan perwakilan KCG bahas makam bukan tempat almarhum Guru Zuhdi dan akan dihilangkan untuk tidak ada yang ziarah.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLRES BANJARBARU
Pertemuan saat membahas indikasi replika makam Guru Zuhdi di Aula Basamaan Lantai II Kantor Bakesbangpol Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (2/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setahun berlalu pasca wafatnya ulama kharismatik Kalimantan Selatan, KH Ahmad Zuhdiannoor, pada Sabtu (2/5/2020) silam. 

Baru-baru ini muncul kabar yang menyatakan adanya indikasi replika makam almarhum yang dulu akrab disapa Guru Zuhdi, di Kompleks Citra Graha, Jalan A Yani Km 17,5, Lianganggang, Kota Banjarbaru, Kalsel. 

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kasubag Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor,  , Kamis (3/6/2021), membenarkan adanya kabar indikasi tersebut. 

"Saat Rabu, 2 Juni 2021, telah dilakukan pertemuan untuk membahas adanya indikasi replika makam almarhum KH Ahmad Zuhdiannoor," ungkapnya.

Dalam pertemuan di Aula Basamaan Lantai II Kantor Bakesbangpol Kota Banjarbaru, Jalan Trikora, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, dihadiri jajaran Polres Banjarbaru, serta Kapolsek Banjarbaru Barat, Kompol Andri Hutagalung. 

Baca juga: Sempat Tertunda, Camat dan Lurah se-Banjarbaru Studi Banding ke Yogjakarta

Baca juga: Wisata Kalsel, Bukit Lentera, Destinasi di Banjarbaru Sejak 2017 Silam

Indikasi ini bermula saat almarhum berpulang. Saat itu wacananya adalah dimakamkan di Kompleks Citra Graha (KCG ), Jalan A Yani Km 17,5, Lianganggang. 

Hingga kemudian, almarhum dimakamkan di Jalan Belakang Masjid Jami, Gang Jamaludin RT 5, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kota Banjarmasin. 

Berdasarkan informasi yang diterima Kapolsek Banjarbaru Barat, ada area yang disediakan sebagai makam almarhum Guru Zuhdi. 

"Dan saat Ramadhan, banyak orang datang berziarah ke KCG Banjarbaru. Kami tidak melarang orang ziarah,. Tetapi berhubung masih pandemi Covid-19, dikhawatirkan terjadinya kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran Covid-19," ujar Tajudin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved