Berita Tanahlaut

Juli Diperkirakan Gelombang Besar, Begini Kecemasan Warga Muarakintap Tala

Warga Muarakintap Tala mulai cemas, sejak sekitar sepekan terakhir, gelombang air laut mulai meninggi

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Tokoh warga Muarakintap H Syahrudin (kedua kiri) bersama Kadus 2 dan perwakilan warga korban bencana berbincang dengan pejabat Dinsos Tala membahas rencana penyaluran bencana, Senin sore kemarin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kalangan warga Desa Muarakintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kini mulai dilanda rasa waswas.

Pasalnya sejak sekitar sepekan terakhir, gelombang air laut mulai meninggi meski belum seberapa.

Namun riak dampaknya juga mulai dirasakan.

"Beberapa hari lalu gelombang naik lagi. Di samping rumah saya terasnya roboh kena hantam gelombang," sebut M Noor, warga Kampungbaru, Desa Muarakintap, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Tata Pasar Pelaihari, Diskopdag Tala Mulai Undi Bak/Los Kosong dan Lanjut Siang ini

Baca juga: Belasan Jam Evakuasi Dua ODGJ ke RSJ, Dinsos Tala Sarankan Warga Melaporkan ke Sini

Kampungbaru letaknya terpisahkan sungai besar dari permukiman induk desa setempat.

Tercatat sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang berada di wilayah RT 11 tersebut.

Jumlah total warga yang bermukim di Muarakintap seberang tersebut sekitar 260 KK yang tersebar di tiga RT yaitu 5,6 dan 11.

Paling rawan terpapar gelombang yakni RT 11 karena berada di bantaran sungai dekat laut.

M Noor mengatakan pada Juli atau Agustus mendatang diperkirakan air laut akan kembali meninggi disertai gelombang besar.

Baca juga: Pelaku Pembuang Bayi di Tabunganen Batola Terungkap, Masih Berstatus Pelajar SMA

Hal itu yang kini mulai memunculkan kecemasan.

Pasalnya pada Desember 2020 lalu saat terjadi gelombang besar, dampak yang ditimbulkan cukup ekstrem.

"Saat itu separo rumah kami, bagian belakang roboh. Lantai terangkat dan tiang-tiang miring dan sebagian patah. Gelombang sangat besar, setinggi dada orang dewasa," papar M Noor dibenarkan H Syahrudin, tokoh warga Muarakintap.

Ia mengaku mulai cemas saat ini dan hanya mampu berdoa agar terhindar dari bencana alam.

Pihaknya juga berharap bantuan perbaikan rumah dari pemerintah segera terealisasi.

Baca juga: Berada di Luar Kota, Tiga Siswa SMPN 1 Banjarmasin Kerjakan Soal Ulangan via Daring

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved