Breaking News:

PPN Sekolah

Selain Sembako, Pemerintah Juga Akan Terapkan PPN ke Sekolah

Tak hanya sembako, pemerintah juga berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap jasa pendidikan atau sekolah.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
ILUSTRASI - Apel sebelum ujian sekolah tatap muka di SDN Mawar 2, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (5/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramai sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ternyata selain sembako, pemerintah juga akan menerapkan PPN terhadap jasa pendidikan dan sekolah.

Pemerintah juga mendapatkan kritik dari masyarakat dikarenakan berbalik arah kebijakan manakala orang kaya malah diringankan dalam masalah pajak.

Rencana ini diketahui berdasarkan Draf Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Padahal jasa pendidikan atau sekolah sebelumnya tidak dikenai PPN.

Baca juga: Pemegang Saham Harmonis, Peringkat KB Bukopin Kembali Naik 

Baca juga: Manajemen Air Nyatakan Turut Berduka, Wabup Sangihe Meninggal di Dalam Pesawat

Dilansir kompas.com dengan judul ak-hanya-sembako-sekolah-juga-akan-dikenakan-ppn, hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 223/PMK.011/2014 tentang Kriteria Jasa Pendidikan yang Tidak Dikenai PPN.

Sebagian sekolah Dasar hingga SLTP di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, sudah beberapa bulan ini menggelar proses belajar mengajar tatap muka, namun dengan prorokol kesehatan ketat.
Sebagian sekolah Dasar hingga SLTP di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, sudah beberapa bulan ini menggelar proses belajar mengajar tatap muka, namun dengan prorokol kesehatan ketat. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Berdasarkan Pasal 4 dalam aturan tersebut disebutkan kelompok jasa pendidikan yang tidak dikenai PPN, yakni: Jasa Penyelenggaraan Pendidikan Formal Jasa penyelenggaraan pendidikan formal meliputi jasa penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Jasa Penyelenggaraan Pendidikan Nonformal

Jasa penyelenggaraan pendidikan nonformal meliputi jasa penyelenggaraan pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, dan pendidikan kesetaraan.

Jasa Penyelenggaraan Pendidikan Informal

Jasa penyelenggaraan pendidikan informal meliputi jasa penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

Baca juga: Ini Lima BUMN Penyumbang Terbesar Dividen 2021, BRI di Urutan Pertama

Halaman
1234
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved