Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Konsumsi BBM Jenis Ini Naik, Realisasi  PBB-KB di Kalsel Capai Rp 93 M

Realisasi Pendapatan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) di Kalimantan Selatan di triwulan kedua mencapai Rp93 miliar lebih

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Ilustrasi-Spanduk yang menjelaskan SPBU di Banjarmasin ini menjual pertalite harga murah. 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Realisasi  sepanjang April - Mei 2021, atau pada triwulan kedua, Pendapatan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) di Kalimantan Selatan mencapai Rp93 miliar lebih. 

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel Rustamaji , kemarin menjelaskan  kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) khusus disektor penerimaan PBB-KB ini dipicu tingginya angka permintaan hingga penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor di Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) di Kalimantan Selatan.

"Karena penggunaan premium di Kalsel telah dikurangi. Sehingga, banyak masyarakat di kabupaten/kota berpindah ke bahan bakar Pertalite dan Pertamax. Hal inilah yang mengakibatkan naiknya angka realisasi penerimaan PBB-KB," ujar Rustamaji. 

Rustamaji mengungkapkan meski target realisasi yang ditetapkan adalah sebesar Rp133 miliar lebih. Namun, penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) dipastikan tercapai optimis.

Baca juga: E-Samsat Bank Kalsel, Tak Lagi Khawatir Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Baca juga: Pajak Kendaraan Bermotor Alami Kenaikan, Samsat Banjarbaru Bukukan Rp 15 Miliar Dalam Sebulan

Baca juga: Dongkrak PAD masa Pandemi Covid-19, Pemprov Kalteng Hapus Denda Administratif Pajak Kendaraan

"Dari data yang kami terima pada triwulan kedua yakni sepanjang April - pertengahan Mei 2021, angka realisasi khusus di PBB-KB sudah mencapai Rp93 miliar lebih," urainya.

Selanjutnya ia membeberkan apabila realisasi pendapatan di sektor PBB-KB dapat dilihat melalui presentase. Maka, hingga Mei 2021 berhasil menyentuh angka dikisaran 24,91 persen.

"Hal ini menunjukkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalsel sudah menunjukkan ke kondisi yang cukup baik untuk pembelian," kata dia.

Sementara Rusan warga Banjarbaru mengaku wajar jika naik karena konsumsi wmasuarakat akan Bahan Bakar Minyak makin tinggi. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved