BTalk

BTalk BPost : Jadi Pemicu Penyakit dari Strooke hingga Jantung, Waspadai Hipertensi Sejak Dini

Di acara BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, Selasa 15 Juni 2021 pukul 16.00 Wita, dibahas bagaimana mengatasi atau bersahabat dengan hipertensi. 

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Btalk BPost membahas penyakit Hipertensi dengan narasumber dr Pradissa Avia Emeralda, Selasa (15/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Darah tinggi atau hipertensi sudah menjadi penyakit yang umum dialami banyak orang. Bahkan tidak sedikit kini di antaranya berusia muda.  Parahnya, penyakit ini berujung stroke atau komplikasi. 

Di acara BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, Selasa 15 Juni 2021 pukul 16.00 Wita, dibahas bagaimana mengatasi atau bersahabat dengan hipertensi

Menghadirkan narasumber dr Pradissa Avia Emeralda, dijelaskan bahwa hipertensi adalah kondisi pembuluh darah diameternya mengerut sehingga tak sesuai dengan pompa aliran darah. 

Jelasnya pula, hipertensi itu terbagi dua yaitu hipertensi primer atau yang penyebabnya tidak diketahui dan hipertensi sekunder yang penyebabnya bisa diketahui. 

Baca juga: Penelitian, Rajin Sedekah Ternyata Bikin Umur Panjang, Cegah Hipertensi dan Depresi

Baca juga: Penderita Hipertensi Masih Tergolong Tinggi, Dinas Kesehatan Tabalong Optimalkan Program ini

Baca juga: Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Batasi Asupan GGL dan Konsumsi Produk ini

"Perlu pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dan apakah ada komplikasi penyakit lain," jelasnya. 

Hipertensi sekunder penyebabnya antara lain karena faktor gaya hidup yang suka makan fast food dan minum soft drink, serta makanan kalengan karena pengawet mengandung natrium.

Kemudian faktor genetika karena ada riwayat penyakit hipertensi dari keluarga. 

Adapun ukuran tekanan darah yang termasuk hipertensi adalah jika di atas 140/90.

Angka 140 adalah tekanan atas dan 90 tekanan bawah. Mengukur tekanan ini bisa juga secara mandiri di rumah menggunakan alat tensi. 

"Biasanya hipertensi terjadi pada orang usia 35 tahun ke atas. Namun tidak menutup kemungkinan juga usia di bawah itu bisa mengalami hipertensi. Jadi sebaiknya kenali gejala dan periksa ke puskesmas, klinik atau rumah sakit," pesan Pradissa. 

Penanganan hipertensi adalah dengan rutin konsultasi dan periksa ke petugas medis. Selalu minum obat dan menjaga gaya hidup yakni makanan dan minuman, tidak stres dan olahraga yang sesuai serta istirahat" cukup. 

"Namun berdasar sebab penelitian, hanya 30 persen penderita hipertensi yang rutin konsultasi dan periksa serta berobat. Maka dari itu rajinlah periksakan diri dan berobat," tandasnya. 

Jika kita lalai maka hipertensi dapat menjadi gerbang bagi penyakit lain. Jika sudah komplikasi dengan stroke, jantung, ginjal atau lainnya maka penanganan lebih intensif. 

"Hipertensi ini disebut juga silent killer, karena bisa terjadi kapan saja yang berakibat pada kematian," pungkas Pradissa. 

Baca juga: Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Batasi Asupan GGL dan Konsumsi Produk ini

Perbincangan yang dipandu Layli Hasana Novia Putri  ini ditayangkan live di kanal Youtube Banjarmasin News Video, Instagram Banjarmasin Post dan Facebook BPost Online. 

Berikut tayangan BTalk BPost bersama dr Pradissa Avia Emeralda membahas penyakit Hipertensi :

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved