Berita Banjarbaru
Disdik Banjarbaru Akan Datangi Sekolah yang Siap PTM
Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru akan mengevaluasi rencana pihaknya untuk menggelar Pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekol
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASIN POST, BANJARBARU- Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru akan mengevaluasi rencana pihaknya untuk menggelar Pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang rencananya bakal mulai dilakukan 12 Juli nanti.
Masih tingginya angka penyebaran Covid 19 di berbagai daerah membuat sekolah langsung masih belum definitif.
Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Muhammad Aswan melalui Kabid Bina SD Edy Yuana Pribadi mengatakan rencana PTM pada 12 Juli nanti masih proses persiapan.
Rencananya Senin - Rabu lusa dijadwalkan melakukan visitasi ke sekolah-sekolah piloting, baik PAUD, SD, maupun SMP.
Baca juga: Lonjakan Covid-19 di Jawa, Disdikbud Tak Berlakukan Penundaan PTM Sekolah di Kalsel
Baca juga: Satgas Covid-19 HSS Bahas PTM, Sekolah Nyatakan Kesiapan PTM
Baca juga: Bersiap Hadapi PTM, SMA Sabilal Muhtadin Dapat Sosialisasi dari Puskesmas
"Jadi, belum ada kepastian untuk ditunda atau dilaksanakan, karena menunggu kondisi daerah dan hasil visitasi ini," ujar dia.
Para orangtua atau wali pasti ada yang setuju dan tidak setuju jika putra dan putrinya mengikuti PTM. Tetapi hal ini tidak menjadi persoalan karena sekolah akan memberikan layanan pendidikan kepada semua siswa.
"Dengan cara yang tidak setuju dengan PJJ (pembelajaran jarak jauh) dan yang setuju menggunakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan. Jadi semua siswa terlayani," sambung dia.
Edy pun berharap pihak sekolah terutama sekolah dasar untuk menunggu keputusan resmi setelah pihaknya melakukan visitasi nanti.
"Baik sekolah maupun orangtua/wali secara bersama-sama memberikan perhatian yang komprehensif terhadap pendidikan siswa, baik yang PJJ maupun PTM, sehingga kekhawatiran tentang loss generation karena Covid-19 tidak terjadi," sambung dia.
Kabid Bina SMP Disdik Banjarbaru Alamsyah menambahkan untuk sekolah terutama SMP, PTM belum diputuskan oleh wali kota Banjarbaru.
"Namun beliau mengintruksikan verifikasi ulang kesiapan prokes disekolah kepada BPBD, Dinkes, dan disdik Bankarbaru," sebut dia.
Lalu kapan verivikasi ulang akan dilakukan Alamsyah berjanji pada
5 - 7 juli akan dilaksanakan.
Pembelajaran nanti tetap akan ada juga PJJ atau daring karena jika diijinkan buka PTM terbatas hanya berlangsung 2 jam per hari.
Terakhir Alamsyah berharapan tahun ajaran baru, semoga bisa terlaksana PTM terbatas dglengan prokes yang ketat dan pengawasan oleh semua pihak.
(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-apel-sebelum-ujian-sekolah-tatap-muka-di-sdn-mawar-2-banjarmasin-05042021.jpg)