Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kendaraan Matic Paling Diminati di Pasar Penjualan Motor Second di Tapin dan Banjarbaru

Skuter matic paling laku di pasaran motor bekas wilayah Kabuaten Tapin dan Kota Banjarbaru karena mudah bawa barang, mudah dikendarai kaum perempuan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
IG @GALERY MOTOR 77
Motor jenis skuter matic saat ini paling banyak dicari masyarakat di Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak pandemi Covid-19, penjualan sepeda motor second juga terpengaruh. Pembeli menurun 40 persen dari biasa. 

"Jika dalam satu bulan yang beli sebelum Covid-19 itu ada sampai 5 sampai 7 unit, kini di pandemi mau menjual tiga unit saja sebulan sulit," kata Syahbani (29) warga Pinang Babaris, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu ( 10/7/2021). 

Penjual sepeda motor matic ini mengaku, sejak adanya penerapan PPKM mikro, ada mengalami peningkatan.  "Kini sudah mulai beranjak normal lagi," imbuhnya. 

Dijelaskan dia, harga sepeda motor bekas tergantung dari tahun pembuatan dan kondisi fisik kendaraan. Jika tahun pembuatan lebih tua maka semakin murah. Jika semakin muda biasanya makin mahal.

Baca juga: Motor Matik Bekas di Bawah Rp 10 Juta Diburu Warga di Banjarmasin

Baca juga: Pedagang Sepeda Motor di Amuntai Banyak dari Luar Kabupaten HSU

"Kalau kendaraan motor roda dua yang paling laku di pasar motor second ini, paling laris, jenis matic," ujar Syabani. 

Dijelaskan Syaibani, paling banyak dicari dan dijual adalah scoopy. Adapun keuntungan yang diperoleh, dari penjualan tidak banyak.

"Ya lumayanlah. Ada saja pemasukan dari penjualan. Keuntungan sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta," kata dia.

Senada dengan penjualan Honda second milik Abdul di Jalan Trikora, Kota Banjarbaru. Dalam pasar motor kendaraan second yang paling laku keras adalah Skuter atau Scooter Matic." Scooter Matic yang paling laku. Dijual cepat dan banyak juga yang cari," ucapnya.

Baca juga: PSBB Berlalu, Jual Beli Motor Bekas Alami Peningkatan    

Alasannya, kata Abdul, adalah skuter matic mudah menaruh barang dan mudah dikendarai kaum perempuan.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved