Breaking News:

Bewrita HSU

VIDEO Polder Alabio Kabupaten HSU Sedot Air Negara untuk Airi Lahan Pertanian

Lima mesin di Polder Alabio sedot air Sungai Negara untuk mengairi 6 ribu hektare lahan pertanian di Kecamatan Sungai Pandan dan Babirik Kabupaten HSU

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Lahan rawa-rawa menjadi lahan pertanian saat musim kemarau.

Hal itu terdapat di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Lahan rawa-rawa yang dijadikan lahan pertanian seperti di sekitar Kecamatan Sungai Pandan dan Kecamatan Babirik.

Air untuk pertanian, berasal dari pasokan polder Alabio Kabupaten HSU. Terdapat lima buah mesin air yang digunakan untuk menyedot air Sungai Negara untuk mengairi sekitar 6.000 hektare lahan pertanian.

Baca juga: Papan Peringatan Larangan Angkutan Berat Masuk Kota Amuntai Kalsel Dipasang

Baca juga: Diskominfo Sediakan Internet Dukung Kegiatan Atlet Hulu Sungai Utara

Baca juga: Puluhan Sekolah HSU Siap Ikuti Proses Belajar Tatap Muka

Baca juga: VIDEO Cermin Rotan Paling Laris Dijual di Pasar Amuntai Kabupaten HSU

Polder Alabio yang berada di Desa Teluk Betung, Kecamatan Sungai, tersebut merupakan pusat kontrol dari pengairan lahan pertanian.

Petugas operasional polder Alabio Kabupaten HSU, Suryadi, mengatakan, lima mesin yang ada bekerja secara bergantian setiap hari dengan kapasitas 1.200 liter per detik.

“Mengairi lahan menuggu adanya permintaan dari Perkumpulan Petani Pemakai Air yang kemudian disalurkan dan dialirkan menggunakan saluran air dan diatur menggunakan pintu air,” ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Dalam satu kali permintaan biasanya bisa menghidupkan mesin selama 10 jam. Jika lahan pertanian luas bisa dua kali siang dan malam dengan bergantian beberapa mesin.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved