Breaking News:

Tarik Tunai di ATM

Tarik Tunai di ATM Bank Mandiri Bisa Sampai Rp 20 Juta Per Hari, Berlaku Hingga 30 September 2021

Nasabah Bank Mandiri mulai hari ini bisa melakukan tarik tunai di ATM hingga Rp 20 juta per hari. Berlaku 12 Juli 2021 hingga 30 September 2021

Editor: Anjar Wulandari
KOMPAS IMAGES
Aktivitas transaksi nasabah di mesin ATM Bank Mandiri.Tarik Tunai di ATM Bank Mandiri Bisa Sampai Rp 20 Juta Per Hari, Berlaku Hingga 30 September 2021 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Nasabah Bank Mandiri mulai hari ini bisa melakukan tarik tunai di ATM hingga Rp 20 juta per hari. Limit tarik tunai itu naik dari sebelumnya maksimal Rp 15 juta.

Kenaikan limit tarik tunai itu sebagai realisasi penetapan penyesuaian sementara batas maksimal penarikan tunai melalui ATM berteknologi chip dari Bank Indonesia (BI). Kebijakan ini untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat guna menekan laju Covid-19.

Seperti diketahui, PPKM Darurat Jawa Bali diberlakukan 3-20 Juli 2021. Kemudian diperluas ke-15 daerah luar Jawa dan Bali, yang berlaku 12-20 Juli 2021.

Adapun penyesuaian tarik tunai di ATM yang dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ini berlaku sejak tanggal 12 Juli 2021 hingga 30 September 2021 mendatang.

Baca juga: Penarikan Uang di ATM Maksimal Jadi Rp 20 Juta, BI: Dukung PPKM Darurat

Baca juga: UPDATE Harga Bitcoin Hari Ini, Terus Berfluktuasi di Angka US $ 34.087 Per Keping

Dilansir dari kontan.co,id, selain meningkatkan limit penarikan tunai di ATM, Bank Mandiri juga mengimbau nasabah untuk menggunakan pembayaran nontunai/QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang juga merupakan inisiatif Bank Indonesia.

Direktur Operasional Bank Mandiri Toni E.B. Subari menjelaskan penyesuaian kenaikan limit dilakukan terhadap jenis kartu debit Prioritas, Platinum GPN, Platinum Visa, Gold Bisnis Visa dan Platinum Bisnis Visa.

"Bank Mandiri tentunya menyambut baik dan mendukung penetapan penyesuaian sementara batas maksimal penarikan tunai melalui ATM berteknologi Chip sebagai cara untuk memitigasi penyebaran Covid-19," ujar Toni dalam keterangannya, Minggu (11/7).

Lebih lanjut Toni menjelaskan, selama periode PPKM Darurat Bank Mandiri akan tetap melakukan pengisian mesin ATM dengan limit maksimal berdasarkan ketentuan yang berlaku serta secara berkala memantau kebutuhan uang tunai masyarakat dan nasabah.

Pihaknya juga memastikan seluruh mesin ATM Bank Mandiri beroperasi secara optimal dan sudah dapat menerima transaksi menggunakan kartu debit chip untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai masyarakat.

Tercatat sampai dengan akhir Mei 2021, jumlah mesin ATM milik Bank Mandiri telah mencapai 13.102 unit ATM yang terhubungan dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus tersebar di seluruh Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved