Berita Tabalong

Setelah Sempat Terhenti, Vaksinasi Massal di Tabalong Kembali Digelar

Pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 kembali dilakukan di beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selas

Tayang:
Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Tahapan pemeriksaan kondisi kesehatan saat akan jalani vaksinasi covid 19 di RSUD Usman Dundrung Tanjung 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 kembali dilakukan di beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (13/7/2021).

Sebelumnya vaksinasi di Bumi Sarabakawa terakhir dilaksanakan 7 Juli 2021, kemudian terhenti karena stok vaksin di Tabalong sedang kosong.

Saat ini karena stok sudah ada pelaksanaan vaksinasi kembali dilakukan, baik di Covid Center RSUD H Usman Dundrung Tanjung dan puskesmas-puskesmas.

Juru Bicara Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tabalong, Gt Judid Ihsan Permana, mengatakan, sebelum stok vaksin kosong pihaknya sudah ada mengajukan permintaan ke Instalasi Farmasi Provinsi Kalsel.

Baca juga: Warga Mekarpura Antusias Ikuti Vaksinasi Digelar Polsek Pulaulaut Tengah

Baca juga: Ratusan Warga Batu Benawa Kabupaten HST Ikuti Serbuan Vaksinasi di Koramil

Baca juga: VIDEO Petugas Kewalahan, Warga Berjejal Ingin Divaksinasi Covid-19 di SMKN-1 Palangkaraya

"Namun saat itu stok di Instalasi Farmasi Kalsel juga kosong. Alhamdulillah kemarin hari Jumat diinformasikan vaksin telah tersedia dan segera kita ambil," katanya.

Jumlah vaksin yang diambil, untuk alokasi dinas kesehatan ada 100 vial, untuk TNI ada 70 vial dan Polri ada 60 vial. Jadi totalnya ada 230 vial.

Pelaksanaan vaksinasi sendiri, imbuhnya, baru bisa dilaksanakan hari karena menunggu menyelesaikan distribusi dari Isntalasi Farmasi Dinas Kesehatan Tabalong ke titik-titik yang jadi tempat vaksinasi.

"Prioritas sasaran pelaksanaannya adalah tenaga pendidik yang telah menerima dosis pertama, jadi ini kita laksanakan untuk dosis kedua mereka," ucapnya.

Kemudian selanjutnya juga akan dilaksanakan vaksinasi dengan sasaran masyarakat umum lainnya.

Judid juga menyampaikan sampai saat ini mereka tetap terus memohon permintaan vaksin karena stok yang ada ini masih terbilang sedikit dibandingkan jumlah sasaran yang sudah divaksin pertama.

"Jadi sambil pelaksanaan vaksin kita juga sambil memohon kembali untuk permintaan tambahan alokasi vaksin," katanya.

Sementara itu, hingga pelaksanaan vaksinasi terakhir 7 Juli 2021, untuk tenaga kesehatan dari total sasaran 1.437 orang, yang sudah dosis pertama 1.960 orang atau 136,40 persen dan dosis kedua 1.888 orang atau 131,38 persen.

Kemudian untuk petugas pelayan publik dari total sasaran 21.072 orang dengan yang sudah dosis pertama 13.714 atau 65,08 persen dan dosis kedua 7475 orang atau 35,47 persen.

Sasaran lansia dari total 22.537 orang, yang sudah dapat dosis pertama 3397 atau 15,07 persen dan yang sudah dosis kedua 472 atau 2,0 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved