Ekowisata Mangrove Pagatan Besar
Wisata Kalsel, Ekowisata Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala yang Eksotis
Wisata Kalsel. Hanya bayar Rp 5.000 per orang, maka dapat menikmati alam indah, suasana nyaman di Ekowisata Mangoreve Pagatan Besar Kabupaten Tala.
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wisata Kalsel. Pengunjung cukup banyak berdatangan di Ekowisata Mangrove Pagatan Besar, Senin (19/7/2021) sore.
Destinasi ini berada di kawasan di Jalan Gang Balai, Desa Pagatan Besar RT 10, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurut seorang pengunjung, keindahan alam Ekowisata Mangrove Pagatan Besar sangatlah menarik hati. Ia pun meyakini, pengunjung lainnya merasakan hal yang sama.
“Santai di sore hari ini, pemandangannya indah. Banyak juga orang yang berkunjung ke sini,“ ujar Muhammad Nur Wajid kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (19/7/2021) sore.
Baca juga: Wisata Kalsel, Ekowisata Mangrove Pagatan Besar Datangkan Rezeki untuk Warga
Baca juga: Wisata Kalsel, Santai di Kafe Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala yang Buka Sampai Malam
Nah, tempat wisata ini buka dari pukul 08.00 Wita sampai 22.00 Wita. Bila kalian berkunjung, maka akan diminta mengisi daftar hadir dan cukup membayar Rp 5.000 per orang.
Perlu waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Banjarmasin atau sekitar 45 menit jika berangkat dari Kota Pelaihari menuju tempat ini.
Lokasi ini bisa dimanfaatkan sebagai konservasi penanaman mangrove. Dilengkapi, menara pandang, kafe, gazebo, warung, toilet, lahan untuk dirikan kemah, spot foto dan jembatan mengelilingi hutan mangrove.
Belum mantap rasanya bila Anda berkunjung, jika tidak naik ke menara pandang. Menikmati angin laut, suara debur ombat, mangrove hijau membentang, juga kicauan burung.
Baca juga: Wisata Kalsel, Menara Pandang Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Spot Favorit
Baca juga: Wisata Kalsel, Ekowisata Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Kian Diminati Masyarakat
Baca juga: Wisata Kalsel, Mangrove Pagatan Besar Kabupaten Tala Suguhkan Panorama Indah
“Rasanya nikmat, bisa melihat pemandangan indah di sore hari. Kebanyakan pengunjung datang memang pas sore-sore, selepas asha,“ imbuh Muhammad Nur Wahid.
Saat malam, pengunjung bersantai melepas penat dengan menkimati kopi atau minuman lain dan cemilan di kafe.
Menariknya, kafe tersebut menyiapkan tempat duduk yang beragam. Ada kursi biasa dan tersedia juga jejeran hammock yang terikat di pepohonan.
Suasana semakin terasa indah, ketika lampu mulai menyala. Belum lagi, iringan musik yang menambah asyik.
Di musim pandemi seperti sekarang, protokol kesehatan terus diterapkan sesuai anjuran pemerintah. Pengunjung harus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Kini, hasil dari usaha masyarakat Desa Pagatan Besar bersama sejumlah instansi terkait dalam pengembangan Ekowisata Mangrove sudah dapat dinikmati.
Wisata ini tentu mendatangkan rezeki bagi penduduk sekitar. Mereka bisa mendirikan usaha kecil berupa warung-warung makanan di kawasan tempat liburan itu.
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/wisata-kalsel-menara-pandang-ekowisata-mangrove-pagatan-besar-takisung-kabupaten-tala-19072021.jpg)