Berita Banjarbaru
VIDEO Disabilitas dan Ojol Dapat Beras dan Daging dari DPD PAN Banjarbaru
Senyum sumringah langsung terlihat dari wajah Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarbaru, Harianto usai menerima bantuan
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Senyum sumringah langsung terlihat dari wajah Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarbaru, Harianto usai menerima bantuan beras dan daging dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarbaru, Rabu (21/7/2021) sore.
Harianto datang sendiri mewakili rekan-rekannya sesama disabilitas untuk menerima bantuan yang diserahkan Ketua DPD PAN, Emi Lasari.
"Terimakasih sekali bantuan ini sangat berharga bagi kami warga disabilitas," kata dia.
Selain Harianto, perwakilan Gojek perempuan Banjarbaru, Samsuti juga mengaku bersyukur bisa mendapat bantuan beras dan daging di saat pandemi covid 19 ini.
Baca juga: VIDEO Warga Dapat Penghasilan Tambahan dari Wisata Susur Rawa di Kabupaten HSU
Baca juga: VIDEO Polsek Banjarbaru Kota Gulung Kawanan Pencuri Kabel PT Telkom
"Rencana mau saya masak sendiri makan bersama keluarga," kata dia.
Daging sapi kurban dan beras dibagikan untuk para penyandang disabilitas dan ojek online di Banjarbaru.
Ketua DPD PAN Kota Banjarbaru Emi Lasari mengatakan dewan pengurus PAN rutin membagikan daging dan beras pada hari raya Idul Adha.
"Kami membagikan ke masyarakat yang jarang tersentuh seperti, penyandang disabilitas, ojol, tukang becak, bentor (becak motor) dan penarik gerobak," katanya.
Baca juga: VIDEO Bulog Cabang Barabai Salurkan 175 Ton Bantuan Beras ke Masyarakat Kabupaten HST
Emi yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru tersebut menambahkan, di masa pandemi saat ini prihatin karena masih banyak masyarakat yang tidak tersentuh bantuan.
"Tentu bantuan ini sangat berarti bagi mereka, apalagi di masa pandemi saat ini," ujarnya.
Dalam pembagian paket daging dan beras, Emi menerapkan sistem shift, setiap kelompok diatur sesuai jam yang sudah ditentukan di bon.
"Protokol kesehatan harus tetap kita patuhi jangan sampai lengah. Dengan cara seperti ini tentu sangat efektif untuk meminimalisir adanya kerumunan," pungkas Emi.
Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim