Berita Banjarbaru
Bar Jalanan Sesama Movement di Banjarbaru, Berbagi Makan Gratis Tanpa Nasi Kotak
Usung konsep baru berbagi makanan gratis untuk pejuang nafkah di jalanan, Sesama Movement di Banjarbaru kenalkan 'Bar On The Street'
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mengusung konsep "Bar Jalanan", Sesama Movement menggelar gerakan makan gratis pada Jumat (27/3) yang diberi tajuk Bar On The Street (BOTS).
Lokasi kali ini berada di wilayah Kota Banjarbaru.
Memboyong meja dan kursi beserta mini bar yang sudah didesain, sekelompok anak muda pegiat aksi sosial ini membagikan puluhan makanan gratis kepada para pejuang nafkah di jalanan.
Semisal tukang becak, tukang ojek, pengepul barang bekas dan yang lainnya.
Membuka lapak di bahu jalan, mereka menyajikan paket makan gratis dengan beberapa menu.
Baca juga: Soal PPKM Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Minta Tunggu Pengumuman Presiden dan Instruksi Mendagri
Baca juga: Banjarbaru Naik Jadi PPKM Level IV, Wali Kota Aditya Mufti Ariffin: Kita Cari Formula yang Tepat
Hidangan yang dibagikan dikemas tanpa kotak.
Mereka menggantinya dengan piring serta gelas dari bahan kertas sekali pakai.
Menurut Project Leader Sesama Movement, Muhammad Rifani, konsep BOTS pada dasarnya adalah aksi sosial berbagi makan gratis kepada pejuang jalanan.
Namun, pihaknya berkeinginan menyuguhkan pengalaman yang berbeda dari biasanya.
"Tentu tak ada yang salah dari berbagi makanan gratis, apapun bentuknya itu. Karena esensinya atau tujuannya kan berbagi. Cuma, kita kepinginnya ada sesuatu yang berkesan, nah akhirnya kami inisiasi Bar On The Street ini," katanya melalui rilis Sabtu (24/7/2021).
Sesuai nama, BOTS kata Rifani dibuat sedemikian rupa dengan konsep Bar Jalanan.
"Makanya kita tak ada skema nasi kotak lalu dibagi, kita ingin penerima manfaat bisa santai dan menikmati menu makanannya."
Baca juga: Mayoritas Orangtua Siswa di HST Menginginkan PTM, Sistem Zonasi dari Satgas Jadi Kendala
Untuk lebih menguatkan konsepnya, relawan dari Sesama Movement yang bertugas menyiapkan makanan kata Rifani juga berusaha menampilkan sesuatu seperti di bar-bar atau kafe-kafe.
Seperti mengenakan apron hingga cara pelayanannya.
Dalam aksi kemarin, tak sedikit kata Rifani para penerima manfaat yang cukup kaget dengan konsep ini.