Breaking News:

Berita Tabalong

Hadapi Karhutla, Polres Tabalong Gencarkan Sosialisai Hingga Ikut Lakukan Pemadaman

Berbagai upaya turut dilakukan Polres Tabalong dan polsek jajaran untuk mendukung program pemerintah dalam penggulangan karhutla

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Petugas gabungan saat lakukan pemadaman karhutla di Tabalong. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Berbagai upaya turut dilakukan Polres Tabalong dan polsek jajaran untuk mendukung program pemerintah dalam penggulangan karhutla

Kegiatan yang dilakukan mulai dari upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum terhadap para pelaku karhutla.

Seperti saat kejadian karhutla di Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Senib (26/7/2021)

Personel Polsek Kelua turut serta bersama petugas gabungan lainnya dari BPBD, UPBS, damkar dan koramil melakukan pemadaman yang berlangsung sejak pukul 14.45 wita sampai 17.00 wita.

Baca juga: VIDEO Camat Candi Laras Selatan Tapin dan Perusahaan Teken MoU untuk Cegah Karhutla

Baca juga: Personel BPBD Kabupaten Tapin Beri Pelatihan Penanggulangan Karhutla

Baca juga: Karhutla Kalteng, Warga Bakar Lahan Berurusan dengan Polsek Ketapang Sampit

Baca juga: Peduli Karhutla, Minamas Plantation Bekali 750 Guru dan Kepsek Melalui Seminar Lingkungan Hidup

Adapun lahan yg terbakar semak belukar dengan luas sekitar 4 hektare, dengan tiga titik api dan lokasi hanya bisa di lewati dengan jalan kaki jauh dari permukiman.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kasubbaghumas Polres Tabalong Iptu Mujiono, saat dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021) membenarkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut.

"Api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan sekitar jam 17.00 wita berkat hasil soliditas kebersamaan memadamkan api menggunakan peralatan manual dan juga menggunakan pompa air yang lokasi kebarakan berdekatan dengan air yang ada di areal tersebut" katanya.

Ditambahkannya, selain turut serta melakukan pemadaman, dalam penanggulangan karhutla ini pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi.

Di antaranya, dilakukan melalui media sosial Polres Tabalong, dan juga melibatkan petugas bhabinkamtibmas di wilayah desa binaannya masing-masing.

"Kami imbau kepada masyarakat umumnya, khususnya Kabupaten Tabalong untuk tidak membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara membakar. Dampak dari karhutla sangat merugikan diri sendiri dan orang banyak," katanya. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved