Wabah Corona di Kalsel
200 Ton Beras Cadangan Pemprov Kalsel Disiagakan untuk Bansos PPKM
Apabila kinerja Pemerintah Kalsel bagus dan mampu mengendalikan serta menurunkan positivity serta fatality rate, bisa saja keputusan tPPKM dicabut
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Pemberlakuan PPKM level 4 di Kalimantan Selatan akan dievaluasi setiap satu minggu sekali.
"Apabila positif rate serta fatality rate menurun cepat, bukan tidak mungkin PPKM akan diakhiri sebelum tanggal 8 Agustus," ujar PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA, Kamis (29/7/2021).
Evaluasi PPKM level 4, jelasnya dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2021.
Apabila kinerja pemerintah bagus dan mampu mengendalikan serta menurunkan positivity serta fatality rate, maka bisa saja terangnya, ada keputusan terkait PPKM dicabut sebelum tanggal 8 Agustus.
Baca juga: Selama PPKM, Lapangan Bola SKB Mulawarman Banjarmasin Ditutup
Baca juga: Camat Kapuas Timur Larang Ada Pesta Pernikahan Selama Masa PPKM
"Kita lihat kinerja kita semua, kita lihat kepatuhan dari masyarakat," ujarnya.
Terkait bantuan, Safrizal sampaikan bantuan baik berupa beras maupun bantuan langsung tunai sudah dibagikan sejak beberapa hari yang lalu.
Bantuan beras merupakan kerjasama antara BULOG dan PT Pos Indonesia, sedangkan BLT akan dibagikan PT Pos Indonesia.
Safrizal juga ingatkan pihak penyalur bantuan terkait untuk menggunakan data penerima bantuan yang valid dan tepat sasaran.
“Kita sudah minta BULOG, PT Pos dan Pemda untuk rapat menentukan data yang valid. Kalau ada yang miss atau belum dapat, nanti akan dicover oleh Bansos Kab/Kota atau Provinsi” ujarnya.
Ia menegaskan provinsi juga mengalokasikan bansos.
Provinsi tambahnya juga memiliki cadangan beras sebanyak 200 ton.
Sedangkan Pemko Banjarmasin sebutnya juga memiliki cadangan beras 100 ton.
Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Suspek 657, Positif 56, Meninggal 2 Orang
Baca juga: MK RI Dijadwalkan Bacakan Putusan Perkara PHPU Pilgub Kalsel Besok, Begini Analisa Pemohon
"Kalau yang dibagi pemerintah kini masih kurang, Pemprov dan Pemkot masih punya cadangan," ujarnya.
Pihaknya akan terus mengecek pendistribusian bansos setiap hari.
Ia mengatakan juga akan membahas bansos bersama Dinas Sosial Provinsi Kalsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pj-gubernur-kalsel-safrizal-za.jpg)