BTalk
BTalk, Kenali dan Antisipasi Penyakit Diabetes Melitus
Menurut dosen FKIK UM Banjarmasin, Yurida Olviani, saat bincang di BTalk, sakit diabetes bisa dicegah dan juga ditangani dengan pola hidup sehat.
Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
DM juga menimbulkan komplikasi penyakit lain. Akibat hiperglikemi atau kadar gula darah tinggi maka dapat memicu penyakit jantung dan stroke.
Dalam hal pengobatan, karena ada masalah pada insulin, maka penderita DM memang mesti rutin suntik insulin, yang mau tidak mau berlangsung selama masih menderita DM.
Selain itu menjaga makanan, mengatur pola hidup yang baik dan olahraga yang sesuai.
"Olahraga penderita DM itu intinya yang tidak menyebabkan cepat lelah. Boleh jalan kaki santai," jelas dosen di UM Banjarmasin tersebut.
Dalam hal menjaga makanan, perlu diet rendah karbohidrat. Nasi putih tetap boleh tapi ada takaran tertentu yang sesuai anjuran ahli gizi.
Baca juga: BTalk : Cantik dengan DNA Salmon
Batasi konsumsi buah yang mengandung banyak gula, antara lain semangka, mangga, nenas. Boleh makan sayur hijau, tempe, kacang merah dengan porsi sesuai takaran dari ahli gizi.
Hindari pemanis pada makanan dan minuman. Bagaimana dengan madu? Jika terjamin itu madu alami, boleh asal sesuai porsinya. Jangan konsumsi madu yang ada tambahan bahan pemanis lain.
"Karena, penderita DM itu pankreasnya rusak. Makanya, harus kontrol makanan, gaya hidup dan olahraga," tandasnya
Juga penting adalah support atau dukungan mental psikologis dari keluarga, sehingga penderita DM dapat mengontol kadar gula dalam darah.
(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dosen-fkik-dan-kepala-laboratorium-fkik-um-banjarmasin-yurida-olviani-03082021.jpg)