Breaking News:

Berita Tabalong

Polemik Libur Hari Buruh di Tabalong, PUK SPKEP SIS Admo Siap Berjuang hingga Pengadilan

mediasi polemik libur hari buruh mempertemukan karyawan dengan perwakilan manajemen PT SIS

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Ketua PUK SPKEP SIS Admo, M Riyadi dan perwakilan usai ikui mediasi di Disnaker Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mediasi penyelesaian polemik libur Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2021 , dilakukan di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong, Senin (6/9/2021).

Dalam mediasi ini mempertemukan karyawan diwakili Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (PUK SPKEP) SIS Admo dengan perwakilan manajemen PT SIS.

Ditemui usai mediasi, Ketua PUK SPKEP SIS Admo, M Riyadi, mengaku mediasi ini perjuangan lanjutan terhadap keputusan manajemen yang memberi sanksi mangkir, peringatan lisan dan pemotongan upah terhadap 853 karyawan yang mengambil libur saat May Day, 1 Mei 2021.

"Kami juga sudah bersurat ke direktur utama, sudah ke DPRD melakukan aksi dan ke balai pengawasan," katanya.

Baca juga: Polemik Libur Hari Buruh PT SIS Berlanjut, Mediasi ke Disnaker Tabalong

Baca juga: Delapan Sekolah di Tabalong Mendapat Izin Pembelajaran Tatap Muka

Sehingga mediasi yang difasilitasi Disnaker Tabalong sebagai mediator ini merupakan upaya berikutnya yang ditempuh untuk memperjuangkan hak karyawan.

Apabila dalam mediasi ini masih menemui jalan buntu, imbuh Riyadi, maka pihaknya siap melanjutkan perjuanhan sampai pada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)

"Karena PHI ini pun sesuai dengan anjuran balai pengawasan provinsi wilayah tiga," katanya.

Diungkapkannya, dalam mediasi yang dilakukan memang kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat dan tetap pada pendirian masing-masing.

Dengan begitu pihaknya akan menunggu bagaimana anjuran yang dikeluarkan Disnaker Tabalong selaku mediator.

Baca juga: Terendam Banjir, Jalan Desa Barugelang-Salimuran Tanbu Jadi Wisata Dadakan

Baca juga: Hari Pertama Gladi Bersih ANBK SMA/Sederajat di Kalsel, SMAN 1 Banjarmasin Alami Sistem Error

"Mudah-mudahan nanti anjurannya sesuai dengan harapan kami, harapannya kami yang dianggap benar karena kami mengacu pada keputusan Presiden No 24 tahun 2013 tentang penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional dan SKB Tiga Menteri No 281 tahun 2021," ucapnya.

Disampaikannya juga, sebelum adanya polemik ini sejak tahun 2014 sampai 2019 selalu mengambil hak libur May Day dengan turun ke jalan.

Untuk tahun 2020 mereka tidak turun ke jalan tapi laksanakan peringatan May Day melalui virtual karena kondisi yang berada dalam masa pandemi CovId-19.

Tapi saat pelaksanaan May Day tahun 2021 justeru menjadi polemik karena manajemen menganggap itu bukan hari libur bagi karyawan.

Sementara itu, dua orang perwakilan manajemen PT SIS yang hadir ketika dimintai komentar usai mediasi tidak ada memberikan pernyataan terkait persoalan ini

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved