Breaking News:

Berita Pulang Pisau

Gubernur Kalteng: Jembatan Layang Bukit Rawi Operasional Tahun Depan

Luapan Air Sungai Kahayan yang meluber menggenangi rumah warga dan Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah di Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
PUPR Kalteng
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat memantau pembangunan jalan layang Bukit Rawi Pulang Pisau sekaligus memantau kondisi banjir yang merendam trans kalimantan poros tengah Palangkaraya- Buntok. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Luapan Air Sungai Kahayan yang meluber menggenangi rumah warga dan Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah di Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, hingga, Selasa (7/9//2021) masih belum tampak menyurut.

Ketinggian air hingga mencapai lutut orang dewasa mengakibatkan kendaraan umum yang melewati jalur penghubung Palangkaraya ke sejumlah daerah di DAS Barito tersebut merasa terganggu."Kami agak khawatir lewat, karena bila salah mengambil jalur bisa terperosok lubang," ujar Abdul Muis, salah satu pengendara mobil yang lewat lokasi tersebut.

Dia mengatakan, sepeda motor tidak bisa lagi menggunakan jalur darat yang banjir, karena banyak kendaraan yang terjebak di lubang jalan rusak sehingga pemotor yang ingin melintas jalan tergenang air tersebut memilih estapet menggunakan kelotok untuk sampai di titik yang aman dari banjir di Bukit Rawi.

Baca juga: Jalan Putus Akibat Banjir, Jembatan Darurat Dibangun di Desa Lasung Kabupaten Tanbu

Baca juga: Lama Rusak, Jembatan di Tatah Alayung Batola Akhirnya Rampung Diperbaiki

Baca juga: Wisata Kalsel, Keindahan Pulau Bromo Banjarmasin dari Atas Jembatan Gantung

Baca juga: Wisata Kalsel, Taman Tempat Bersantai di Kawasan Jembatan Antasan Bromo Banjarmasin

Pembangunan jembatan layang yang berada disisi jalan aspal yang dilanda banjir Desa Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau, terus dilaksanakan karena sesuai target akan dituntaskan dalam akhir tahun 2021 ini dan akan di operasionalkan tahun 2022 mendatang.

Sementara itu, Kadis PUPR Kalimantan Tengah, Shalahuddin, menyampikan pihaknya terus melakukan upaya monitoring, juga menyiapkan alat berat dan koordinasi dengan instansi terkait dibantu pihak balai, untuk antisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan di jalur banjir Bukit Rawi agar dapat membantu warga saat melintas.

“Alat berat sudah siaga. Kami terus koordinasi dengan pihak balai dalam upaya monitoring dan percepatan pembangunan jembatan layang di Bukit Rawi,” ujarnya.

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mengatakan, jembatan layang Bukit Rawi terus dikerjakan pihak Kementrian PUPR."Kami berharap semoga akhir tahun 2021 ini rampung, dan bisa dilalalui tahun depan atau tahun 2022, untuk mengantisipasi jalan jngan lagi kebanjiran seperti saat ini," ujar Sugianto. (tribunkalteng.com / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved