Breaking News:

Berita Tanahbumbu

PPKM di Tanbu Turun ke Level 3, Zairullah Sebut PTM Digelar Senin Depan

Tanbu kini PPKM level 3, Bupati Tanbu Zairullah Azhar menyebut Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan mulai digelar Senin depan

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Bupati Tanbu, Zairullah Azhar saat sampaikan pesan dan informasi PTM kepada para guru SMPN se Tanbu, Rabu (8/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN -  Status PPKM Tanahbumbu turun ke level 3. Kini, Pemerintah setempat bersiap untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

" Insya Allah, Senin kita terapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tanahbumbu," kata Bupati Tanbu Zairullah dihadapan peserta Kepala Sekolah SMPN se Tanbu diacara Penguatan Pendidikan Tenaga Kependidikan yangbdigelar Dinas Pendidikan Tanahbumbu di Aula Mahligai Kapet Batulicin Tanbu, Rabu (8/9/2021).

Namun, imbuh Zairullah, semuanya tetap berlandaskan protokol kesehatan.

Semua sekolah diwajibkan untuk melaksanakan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Baca juga: HSS Masih PPKM Level 3, Bupati Achmad Fikry : Tak Masalah Terpenting Tren Angka Covid-19 Turun

Baca juga: PPKM Level 3 Tabalong Berlanjut, Makan Ditempat Dilonggarkan Jadi 50 Persen dari Kapasitas

Baca juga: Lolos Verifikasi Virtual, Sudah Tiga SD di Tabalong Diizinkan PTM di Masa PPKM Level 3

" Jadi, sekolah yang misalnya masih ada yang kurang lengkap soal standar protokol kesehatan segera dibereskan semua," katanya, disaksikan Sekretaris Daerah H Ambo Sakka dan Kadisdikbud, Eka Saprudin.

Di PPKM level 3 ini, untuk pembelajaran tetap muka hanya diperbolehkan masuk sekitar 25 persen saja. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanbu, Eka Saprudin saat dikonfirmasi, menyebutkan pembelajaran tetap dilaksanakan secara terbatas.

"Pelaksanaan PTM ini dilaksanakan hanya 4 jam sehari dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 wita," jelasnya.

Sementara bila ada orangtua yang tidak mau anaknya mengikuti PTM, Eka ingatkan kepada para guru untuk tidak memaksakan dan dibolehkan untuk tidak ikuti PTM, siswa yang tidak ikut tetap difasilitasi daring.

"Tidak ada paksaan, yang mau ikut PTM boleh, kalau tidak mau juga tidak apa-apa,"pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kusan Hilir, Darwanto, ini yang sangat ditunggu-tunggu, karena daring banyak kendala terutama berkaitan pendidikan karakter anak, kedisiplinan anak, dan akhlak.

"Akhlak ini susah dibentuk bila secara daring, makanya ini kabar gembira bagi kami bagi kepala sekolah apalagi ini sudah hampir 1,5 tahun tidak ada ada tatap muka, jadi ini kabar gembira," katanya. 

Baca juga: Tabalong Berstatus PPKM Level 3, PMI Batasi Pelayanan Donor Darah Keliling

Kesiapan prokes, juga sudah melaksanakan itu mulai dari sarana prsarana, mulai cuci tangan, masker dan handsanitiser sudah disiapkan lama. 

"Selain vaksin hampir 90 persen, sudah sangat siap sekali, jadi ayo segera dilaksanakan, kami sudah menunggu," katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved