Berita Tabalong

Lolos Verifikasi Virtual, Sudah Tiga SD di Tabalong Diizinkan PTM di Masa PPKM Level 3

Lols Verifikasi virtual, tiga SD di Tabalong diizinkan untuk melaksanakan PTM di masa PPKM Level 3

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Ilustrasi-Sterilisasi di SMPN 1 Tanjung beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Saat awal tahun ajaran baru tadi di Tabalong ada 53 TK, 189 SD dan 57 SMP yang telah mendapatkan izin melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Proses PTM saat itu sempat berjalan, namun seiring Tabalong ditetapkan untuk penerapan PPKM Level 3, maka semua sekolah yang dapat izin itu sudah tidak lagi menggelar PTM.

Penghentian sementara PTM bagi sekolah yang dapatkan izin ini awalnya berlangsung dari 26 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021 dan kemudian diperpanjang dari 9 Agustus hingga 22 Agustus 2021.

Namun sejak 23 Agustus 2021, menyesuaikan petunjuk pemerintah pusat, maka di Tabalong juga dibuka peluang bagi sekolah yang sebelumnya sudah dapat izin untuk bisa PTM kembali.

Baca juga: Besok, 869 Sekolah di Banjar Kalsel Penuhi Syarat PTM Terbatas

Baca juga: Berada di Level 3, DKI Jakarta Rencanakan PTM 30 Agustus 2021

Baca juga: Jokowi Syaratkan Vaksinasi Pelajar Sebelum PTM, Disdik Batola Lakukan Pendataan

Hanya saja sekolah harus menjalani lagi proses verifikasi karena ada sejumlah persyaratan baru yang ditetapkan untuk bisa kembali gelar PTM setelah terhenti sementara. 

Ini juga sudah dituangkan dalam Surat Edaran yang ditandatangani Bupati Tabalong Nomor: B-346/DIK/UM-PEG/421.3/08/2021, tertanggal 19 Agustus 2021 tentang pelaksanaan PTM terbatas selama PPKM level 2 dan level 3 di Kabupaten Tabalong tahun ajaran 2021/2022.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, Minggu (29/8/2021), menyampaikan, proses verifikasi dilakukan pihaknya dengan  sekolah secara virtual.

Proses verifikasi secara virtual ini dilakukan setelah sekolah mengajukan permohonan untuk bisa menggelar PTM di masa PPKM level 3.

"Jadi atas permintaan satuan pendidikan (sekolah) dengan menyampaikan pernyataan siap melaksanakan prokes yang sangat ketat," ujar Mahdi.

Hingga saat ini, imbuh Mahdi, ada empat sekolah dasar yang telah mengajukan permohonan dan menjalani verifikasi virtual untuk bisa mendapat izin kembali melaksanakan PTM.

Satuan pendidikan yang pertama kali menjalani proses verifikasi SDN 1 Pulau Ku'u, lalu menyusul SDN 1.2 Pudak Setegal Kelua,  SDIT Ar Risalah Tanjung dan SDN Kasiau Murung Pudak.

"Selasa yang lalu, kami telah melakukan verifikasi virtual terhadap SDN 1 Pulau Ku'u  dan mereka telah PTM sejak hari Rabu pada PPKM Level 3 dengan prokes yang sangat ketat," katanya.

Kemudian Kamis (26/8/2021) tadi, dilakukan verifikasi virtual terhadap SDN 1.2 Pudak Setegal Kelua, SDIT Ar Risalah Tanjung dan SDN Kasiau Murung Pudak.

"Hasilnya SDN 1.2 Pudak Setegal Kelua dan SDIT Ar Risalah Tanjung dinyatakan lolos verifikasi dan akan memulai PTM Senin besok," ucapnya.

Baca juga: Berstatus PPKM Level 3, PTM Terbatas di HSU Kembali ditunda Tanpa Batas Waktu

Sementara untuk SDN Kasiau Murung Pudak dinyatakan belum lolos verifikasi virtual karena masih ada komponen yang belum dilengkapi.

Sedangkan untuk SMP, baru SMPN 7 Muara Uya yang sampaikan permintaan untuk verifikasi virtual. 

"Tapi belum dilakukan karena baru hari Kamis yang lalu menyampaikan," ungkapnya.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved