Breaking News:

Berita Banjarmasin

Polda Kalsel Ungkap Kasus Dugaan Gratifikasi, Oknum PNS RSUD Ulin Kena OTT Terima Rp 11,5 Juta

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) telah menangkap dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa’i bersama Kasubdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Amin Rovi serta jajaran menunjukkan barang bukti kasus dugaan gratifikasi. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) telah menangkap dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi pengadaan barang di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dua tersangka berinisial SBH dan SH diamankan oleh Jajaran Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalsel di salah satu rumah makan di Jalan A Yani Kilometer 5, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel, Sabtu (21/8/2021).

Disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i dalam rilis pers, Selasa (14/9/2021), pada OTT tersebut diduga terjadi transaksi penyerahan gratifikasi dari terasangka SH kepada SBH.

"Dalam OTT ini diamankan juga barang bukti berupa uang senilai Rp 11,5 juta lebih," kata Kabid Humas.

Baca juga: Kasus Korupsi Pengadaan Barang di RSUD Ulin, Polda Kalsel : Dua Tersangka Ditangkap OTT

Baca juga: VIDEO Korupsi Kalsel, Mantan Dirut PD Baramarta Divonis 6 Tahun Penjara

Baca juga: Korupsi Kalsel : Kejati Belum Tahan Tersangka PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Ini Alasan Aspidsus

Baca juga: Kasus Korupsi di Kalsel, Mantan Kepala Dinas ESDM Tanah Bumbu Ditahan Kejagung

Dimana tersangka SBH merupakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) RSUD Ulin Banjarmasin, sedangkan tersangka SH merupakan oknum sales marketing perusahaan pengadaan alat kesehatan, PT Capricorn.

Dijelaskan Kabid Humas, dari hasil pemeriksaan, tersangka SBH mengakui bahwa uang senilai Rp 11,5 juta lebih yang diserahkan tersangka SH kepadanya merupakan hadiah karena perannya membantu dalam lelang pengadaan barang berupa alat kesehatan di RSUD Ulin.

Disampaikan Kasubdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Amin Rovi, selain barang barang bukti uang, ada pula barang bukti berupa amplop coklat, tas dan smartphone yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved