Breaking News:

Berita HST

Bahas Ilegal Mining di DPRD HST, Camat Sebut Tak Tahu Pemilik Alat Berat di Gunung Batu Harang

Camat Haruyan Chairiyah Tak Tahu Pemilik Alat Berat yang melakukan aktivitas ilegal mining di Gunung Batu Harang

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Pemkab HST diwakili Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan serta Camat Haruyan saat memberikan keterangan terkait hasil pemantauan dugaan illegal Mining di Gunung Batu Harang, Desa Mangunang Seberang Kecamatan Haruyan, Kamis (16/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Camat Haruyan Chairiyah mengatakan telah memantau lokasi jalan sepanjang 300 meter yang diduga sengaja dibuat untuk akses menambang batu bara di Gunung Batu Harang, Desa Mangunang Seberang Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Menurut Camat, pemantauan yang dilakuka Bersama Forkopimcam dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan tersebut, dilaksanakan Rabu kemarin.

“Memang  benar sudah ada alat berat yang naik ke atas, dan ketika kami tanya siapa pemilik dan pihak yang membawanya, warga megatakan tidak tahu. Bahkan Plt Kades Mangunang pun  tidak tahu,”kata Chairiyah saat rapat membahas dugaan illegal mining di wilayah HST tersebut di depan anggota DPRD HST, Kamis (16/9/2021).

Warga, lanjut Chairiyah bahkan mengira alat berat itu milik kontraktor jalan proyek Dinas PUPR yang sedang bekerja membangun jalan untuk bendung Pancar Hanau di desa tersebut.

Baca juga: Tertibkan Tambang Ilegal di Tapin Kalsel, Petugas Bongkar Pondok Penambang

Baca juga: Ditreskrimsus Polda Kalsel Segera Tindak Indikasi Tambang Ilegal di Kalsel Lainnya

Baca juga: VIDEO Kasus Terowongan Maut Tambang Ilegal di Tanbu, Polda Kalsel Tetapkan 4 Orang Tersangka

Saat ini, Dinas PUPR memang sedag membangun jalan sepanjang tiga kilometer, untuk mendukung proyek bendungan Pacar Hanau yang lokasinya ada di Kecamatan Hantakan.

Rapat DPRD dengan agenda membahas ramainya isu penambangan batu bara di Kecamatan Haruyan tersebut dibuka Ketua DPRD HST H Rachmadi dan dipimpin Abdul Rahman sebagai Ketua Komisi III yang antara lai membidangi masalah lingkungan hidup.

Rapat yang juga dihadiri Sembilan anggota DPRD lainnya itu selai menghadirkan Camat Haruyan, juga Kabid Tata Lingkungan Irfan Sunarko, Plt Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Mursidi dan bidang terkait lainnya, serta aktivis lingkungan dan penyuluh kehutanan swadaya mansyarakat Kosim.

Mengenai adanya informasi penambangan batubara yang diangkut pakai karung di wilayah Haruyan tersebut, Camatpun menyatakan bahwa warga tak mengetahuinya.

Baca juga: Indonesia Dilanda Bencana, Komisi IV DPR RI Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal Capai 17 Juta Hektare

Sementara itu, Kabid Tata Lingkungan Irfan Sunarko pada kesempatan itu menunjukkan sampel batu bara yang diperoleh saat di lokasi lahan yang dibuka.

Dijelaskan, terkait alat berat, hingga tadi malam masih berada di atas Batu Harang. Ifanpun mengatakan belum memperoleh informasi siapa sebenarnya pemilik alat berat tersebut serta pihak yang membangun jalan menuju gunung Batu Harang tersebut. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved