Breaking News:

Berita Tanahlaut

Rumah Acil Eper Reot Tak Layak Huni. Camat Panyipatan Tanahlaut Usulkan ke Program Bedah Rutilahu

Salah seorang anggota PP Lipi Tala telah beberapa kali bertandang ke rumah perempuan setengah baya yang akrab disapa Acil Eper itu.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
ACIL Eper di depan rumahnyan yang reot 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kesahajaan hidup yang mendera Dina Mariana, warga RT 1 Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), memantik empati sejumlah pihak.

Di antaranya dari Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi (PP Lipi) Tala.

Senin kemarin mereka mengunjungi warga miskins itu sembari memberikan sembako dan uang tunai.

Termasuk akan membantu mengupayakan bedah rumah melalui stakeholder terkait.

Baca juga: Puluhan Tahun Tempati Rumah Reot, Warga Kandanganlama Tanahlaut ini Tiap Malam Terpaksa Ngungsi

Baca juga: Polres Tanahlaut Gelar Vaksinasi Massal di Halaman Stadion, Nenek dan Cucu ini Kompak Bervaksin

Bahkan sebelumnya, salah seorang anggota PP Lipi Tala yaitu Marliana telah beberapa kali bertandang ke rumah perempuan setengah baya yang akrab disapa Acil Eper itu.

"Kasihan sekali sidin (beliau), rumahnya reot dan hidup sebatangkara. Di Desa Kandanganlama ada beberapa warga lainnya yang kondisi rumahnya tak layak huni," sebut Marliana, Rabu (22/9/2021).

Camat Panyipatan Agus Setiyo ketika dikonfirmasi menerangkan selama ini pihaknya telah mengajukan perbaikan rumah Acil Eper tersebut ke pemerintah kabupaten.

Baca juga: Pantau Serbuan Vaksinasi di Kecamatan Binuang, Dandim 1010 Tapin Ingatkan Jangan Abai Prokes

Baca juga: Curhat ke DPRD Banjarbaru, PHRI Kalsel Suarakan Bantuan Dana Hibah untuk Karyawan

Namun memang hingga kini masih berproses.

"Nanti kita ajukan lagi, mudah-mudahan bisa segera dimasukkan dalam program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Tala," ucap Agus.

Ia meminta Acil Eper bersabar karena pengajuan usulan mesti melalui tahapan dan berproses serta disesuaikan dengan ketersediaan dana.

"Yang pasti kita selalu berupaya dan sangat memperhatikan warga yang sangat lemah secara ekonomi," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved