Ekonomi dan Bisnis
VIDEO Webinar Ekspedisi di Banjarmasin, Lima Keperluan Masyarakat dalam Pengiriman Barang
Webinar Series Ekspedisi hadirkan Kadis Perdagangan Kalsel, Ketua Asperindo Kalsel dan Isuzu Kalsel membahas suplai logistik di Pulau Kalimantan.
Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perdagangan dan logistik adalah ibarat dua sisi mata uang.
Dalam perdagangan, antara penjual dan pembeli antar kota atau antar daerah perlu jasa pengiriman. Oleh sebab itulah, kaitan antara perdagangan dan logistik sangatlah erat.
Dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Drs H Birhasani, MSi, logistik adalah proses pengiriman dari hulu ke hilir bahkan ke konsumen.
Dalam hal logistik ini ada dua sektor usaha yakni pergudangan dan pengiriman atau usaha yang mencakup keduanya.
"Ada 11 jenis bahan pokok dan penting yang perlu distribusi sebab antar daerah saling memerlukan karena ada yang perlu pasokan dan ada yang harus memasok," jelasnya.
Baca juga: VIDEO Polda Kalsel Tindaklanjuti Iringan Moge di Jembatan Alalak Banjarmasin
Baca juga: BBPJN Banjarmasin Sebut Tak Beri Izin Moge Melintas di Jembatan Alalak Baru
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, menjadi narasumber pada Webinar Series Ekspedisi (Eskalasi Perkembangan Industri Lokal) Banjarmasin Post bersama Isuzu pada Rabu (22/9/2021).
Webinar Series Ekspedisi yang dipandu Harry Ramadhan sebagai host ini dimulai secara live pukul 16.00 Wita tersebut, membahas tema Peran (kontribusi) Sektor Logistik di tengah Pandemi & PPKM.
Acara yang disiarkan langsung dan disimak ulang di Instagram: Banjarmasinpost, YouTube: Banjarmasinpost News Video dan Facebook: Bpost Online.
Dicontohkan oleh Birhasani, komoditas dari daerah luar yang masuk ke Kalsel antara lain gula pasir dari Lampung, Sulawesi dan Jawa. Kemudian minyak goreng masih 80 persen didatangkan dari luar.
Garam 100 persen datang dari Jawa, NTB dan Sulsel. Adapun sapi 70 persen dari NTB, Jawa Timur dan Sulawesi. Sedangkan ayam dan bebek surplus sehingga mengirim ke luar daerah.
Pengiriman barang antar daerah juga didukung keberadaan pasar online yang memudahkan interaksi jarak jauh. Dan selama pandemi ini, memang banyak terjadi pengiriman barang.
Namun dalam hal kendala logistik ini adalah dalam transportasi darat yang masih terkait dengan kondisi jalan dan jembatan.
Ini harus sinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan, dan sudah terlihat adanya jalan-jalan yang ditinggikan agar bebas banjir dan juga jembatan-jembatan yang telah diperbaiki.
Dalam hal pengiriman barang ini, tentunya tak lepas dari peran perusahaan jasa pengiriman terutama yang tergabung dalam Asperindo (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia).
Devi Harianto, Ketua DPW Asperindo Kalsel, mengatakan, pihaknya memiliki 53 anggota di Kalsel. Jadi untuk jaringan distribusi, terbilang luas dan lengkap. Begitupula distribusi se-Kalimantan, juga sudah terjangkau.
Baca juga: Jelang Keberangkatan PON XX Papua 2021, Tim Biliar Kalsel Adakan Eksebisi Lokal
Baca juga: LLDIKTI XI Kalimantan Minta Kampus di Banjarmasin Ini Tegakan Aturan Anti Kekerasan Seksual