Breaking News:

Harga Bitcoin

Harga Bitcoin Terjun bebas, China Umumkan Transaksi Kripto Ilegal

Harga bitcoin kian anjlok. Bank Rakyat China telah mengumumkan seluruh transaksi menggunakan mata uang kripto adalah ilegal

bitcoinboard.net
Bitcoin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di tengah tren penurunan harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya, tekanan kembali datang dari negeri Tirai Bambu, China.

Saat ini, Bank Rakyat China telah mengumumkan seluruh transaksi menggunakan mata uang kripto adalah ilegal.

Pengumuman itu pun membuat mata uang kripto khususnya bitcoin terjun bebas.

Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id di coinmarketcap.com, pukul 16.00 WIB, harga bitcoin US$41.986 per keping. Angka ini turun 6,41 persen dalam 24 jam. Nilai ini juga telah turun 13,66 persen sepekan terakhir.

Padahal bitcoin sempat bergairah di awal September, bahkan pada 7 September 2021 sempat hampir tembus US$53.000 per keping.

Sentimen negatif dari China itu membuat bitcoin kian tersungkur. Padahal negara Tirai Bambu tersebut merupakan pasar terbesar untuk mata uang kripto di dunia.

"Mata uang yang bersifat virtual dan dilakukan untuk tujuan bisnis adalah transaksi ilegal," ucap perwakilan dari Bank Rakyat China.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 24 September 2021, Tren Naik Kini di Level US$ 44.695,15

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Tertahan di US$44.173 Per Keping, Tren Penurunan Masih Berlanjut

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul China Nyatakan Seluruh Transaksi Kripto adalah Ilegal, Harga Bitcoin Terjun Bebas, pelarangan yang dilakukan membuat harga Bitcoin terjun bebas hingga 2000 dolar AS atau sekitar Rp 28,5 juta.

Ini adalah tindakan keras yang dilakukan oleh pemerintah China lewat Bank Sentralnya karena menganggap bahwa mata uang kripto adalah investasi yang bersifat spekulatif dan dianggap rawan dimanfaatkan untuk tindakan pencucian uang.

Sebenarnya larangan tersebut telah dilakukan sejak tahun 2019, tetapi para penambang di China tetap melakukan perdagangan melalui bursa asing.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved