Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Ayam Potong Kembali Menguat di Sejumlah Daerah Kalsel

Di kawasan Kabupaten Banjar dan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala), harga ayam potong menguat dengan harga Rp 26.000 per kilogram untuk live bird.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Ayam potong di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (4/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga Ayam Potong di pasar Kota Banjarmasin menghalami peningkatan dari Rp 24 ribu ke Rp 26 ribu.

Menurut penjual, harga ini per kilogram. Bukan per ekor. "Kalau per ekor, karena ada yang beratnya 1,5 kilogram,  maka harganya Rp 30 ribu," sebut Zamani, penjual ayam di Pasar Lima Banjarmasin, Kamis (30/9/2021).

Kondisi ini hampir juga terjadi di kawasan Kabupaten Banjar dan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala), harga ayam potong menguat dengan harga Rp 26.000 per kilogram untuk live bird.

Menurut Sekertaris Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Kalimantan Selatan ( Pinsar Kalsel ), Junaedi, kenaikan harga tersebut dikarenakan stok terbatas di wilayah tersebut.

Baca juga: Harga Emas Terjun Bebas Hingga Rp 20 ribu Per Gram, Pembelian Emas di Banjarmasin Tak Meningkat

Baca juga: Keluhkan Jalan Gubernur Syarkawi, Pertamina Berharap Truk BBM dan LPG Bisa Melintas Jembatan Alalak

"Karena stok terbatas, peternak mengurangi chick in (ayam yang dipelihara di kandang) sejak sebulan lalu akibat melonjaknya harga pakan ayam dan tidak adanya momen keagamaan dan perayaan di Bulan Safar ini," urainya.

Dijelaskan dia, untuk Kalsel yang berbeda di kawasan Hulu Sungai, harga ayam masih kompetitif di angka Rp 24.500 - Rp 25.500.

"Karena populasi disana meningkat beberapa tahun terakhir, sedangkan pasar terbatas. Dan ada pengaruh dari wilayah Kalteng yang masih tinggi airnya, ayam tidak bisa masuk ke Palangkaraya, tetapi masuk ke hulu sungai dan juga Kalimantan Timur," ujarnya.

Adapun Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, menjelaskan harga ayam ras jika Rp 32.000 per kilogram itu masih tergolong standar. Sebab, harga ayam potong ras acuan pemerintah paling tinggi Rp 35.000.

Baca juga: Impor Kalsel Naik Sebesar 96,23 Persen pada Agustus 2021

Baca juga: Tegas Tolak Sertifikasi CHSE, Begini Alasan PHRI Kalsel

"Kalau harga dibawah itu, kasihan peternak, teriak mereka, untungnya tipis bahkan rugi," sebutnya.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved