Breaking News:

PTM Kalsel

PTM SD/SMP Berlanjut, Disdik Banjarmasin Belum Dapati Laporan Kasus Covid-19 di Sekolah

Meski saat ini Kota Banjarmasin masih berstatus PPKM level IV, ternyata belum ada laporan kasus covid-19 di sekolah.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Suasana belajar tatap muka di SMP Negeri 10 Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satu bulan sudah Pembelajaran Tatap Muka (PTM), untuk jenjang SD dan SMP di Banjarmasin terlaksana.

Meski saat ini Kota Banjarmasin masih berstatus PPKM level IV, ternyata belum ada laporan kasus covid-19 di sekolah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, Senin (11/10/2021).

"Sampai sekarang PTM terus berjalan, dan semua jenjang pendidikan tidak ada laporan kasus covid-19 di sekolah," katanya.\

Baca juga: SMKN 3 Banjarmasin Bersiap PTM, Besok 350 Siswa Dijadwalkan Ikut Vaksin 

Baca juga: PTM Perguruan Tinggi di Kalsel, WR I Uniska MAB Khawatirkan Mahasiswa Luar Daerah Banjarmasin

Pihaknya, ujar Totok, akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan PTM, yakni dengan cara rutin setiap pekan melaksanakan evaluasi.

Hasil evaluasi terakhir, capaian vaksinasi guru SD dan SMP di Banjarmasin telah memenuhi syarat lebih dari 80 persen.

"Guru sudah memenuhi syarat, sementara vaksinasi siswa sudah lebih dari 50 persen, ini untuk jenjang SMP," ujarnya.

Baca juga: Tujuh Personel Polres Tabalong Terima Penghargaan, Tiga Diantaranya Bhabinkamtibmas Desa Terpencil

Baca juga: CPNS Kalsel 2021 - Digelar Empat Hari Tes SKD di BKPP Tabalong Lancar, 112 Peserta Tak Hadir

Sekolah pun diminta agar terus memantau perkembangan kesehatan siswa, selama PPKM berlangsung.

"Bila ada ditemukan siswa bergejala mirip covid-19, maka segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat," ucapnya.

Bila dalam pelaksanaan PTM tersebut ditemukan adanya kasus covid-19, maka sekolah yang bersangkutan lansung diliburkan.

"Sesuai edaran, akan diberhentikan sementara, untuk sterilisasi dan tracking. Setidaknya selama tiga hari," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved