Berita HSU

Warga Ikut Latihan Membuat Kemasan Usaha di Pulantani Kabupaten HSU

Sebanyak 20 orang mengikuti pelatihan membuat kemasan produk usaha menjadi lebih menarik di Desa Pulantani, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten HSU.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Pulantani Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (6/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Warga Desa Pulantani banyak yang menjadi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengolah bahan makanan.

Desa tersebut berada di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).  

Meningkatkan dan mengembangkan usaha tersebut, para Pelaku UMKM diberi bantuan modal dari pemerintah pusat.

Sedangkan dari pemkab hsu juga mendukung melalui peningkatan kemampuan pembuatan kemasan produk.

Belum lama ini dilaksanakan pelatihan teknis pengemasan yang sudah berlangsung selama empat hari hingga 6 November 2021 di Desa Pulantani. Diharapkan, dapat meningkatkan perekonomian setempat.

Baca juga: Mulai Banyak Rumah Warga Kabupaten HSU di Kawasan Jalan Provinsi

Baca juga: Bangunan Pasar Alabio yang Baru di Kabupaten HSU Sudah Dimanfaatkan

Penuturan Imah, warga setempat, dirinya saat ini memiliki usaha pembuatan makanan ringan yang sebelumnya hanya dikemas menggunakan plastik biasa.

Dengan mengikuti pelatihan pembuatan kemasan, berencana membuat kemasan yang lebih baik. 

"Selain tampilannya lebih menarik, ternyata juga bisa lebih menjaga makanan lebih awet," ujarnya.

Namun untuk pembuatan kemasan masih memerlukan modal yang lebih banyak dan diharapkan hal ini juga bisa mendapat bantuan dari pemerintah daerah. 

"Peserta terdiri dari 20 orang dari Kelompok UP2K Desa Pulantani. Dalam kegiatan yang berlangsung 4 hari, 2 hari pembuatan olahan pangan dan 2 hari pembuatan kemasan serta stiker. Alhamdulillah  hasilnya luar biasa," ungkap Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid yang juga Ketua Dekranasda.

Baca juga: Pengelola Wisata Susur Rawa di Kabupaten HSU Manfaatkan 3 Perahu Dinas LH Kalsel

Baca juga: Syuting di Candi Agung Amuntai, Sanggar Air HSU Tampilkan Drama Tari Musikal Amuk Naga Runting

Ia menyampaikan harapannya agar warga terus mengembangkan hasil pelatihan dan dapat memasarkannya hingga ke luar Kabupaten HSU, sehingga dapat meningkatkan pendapatan. 

Sementara itu, Dessyana Yudiarni, pelatih, mengatakan, apa yang sudah diberikan dari pelatih agar dapat menjadi peluang usaha baru dan memiliki penghasilan dari apa yang telah dilatih. 

"Hasil dari pelatihan ini terdiri dari 6 olahan cemilan kacang sembunyi, kripik tempe sagu, beng-beng kacang, kue kacang, sambel pecel dan putri salju," rincinya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved