Breaking News:

Kriminalitas Tanahbumbu

Investasi Bodong di Tanbu Dibongkar, 7 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp 1 Miliar

Polres Tanbu bersama Polres Paser Kaltim membongkar investasi bodong dan menangkap 4 pelaku. sementara, korbannya 7 orang dengan kerugian Rp 1 Miliar

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kasi Humas Polres Tanbu, AKP H I Made Rasa membeberkan pengembangan kasus investasi bodong yang tengah diproses, Rabu (10/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Investasi bodong yang berhasil dibongkar Resmob Polres Tanahbumbu bekerjasama dengan Resmob Polres Paser Kaltim, belum lama tadi, sedang diproses hukum.

Pendalaman masih terus dilakukan penyidik Satreskrim Polres Tanahbumbu, terkait investasi diduga bodong dan merugikan banyak warga di Bumi Bersujud ini.

Bahkan sempat dua hari berturut-turut, warga yang jadi korban berdatangan melapor setelah pihak kepolisian menangkap 4 pelaku yang merupakan pasangan suami istri itu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sudah 7 orang yang dinyatakan memang benar-benar menjadi korban investasi ini.

Baca juga: Direktur PT AGPM Kalteng Ditangkap di Banjarbaru Kalsel Atas Dugaan Investasi Bodong

Baca juga: DAFTAR 28 Investasi Bodong yang Disetop OJK yang Lakukan Money Game, Crypto Aset, Forex, Robot Forex

Baca juga: Polda Kalsel dan OJK Bentuk Satgas Terkait Investasi Bodong, Begini Tugasnya

Hal ini diungkapkan Kasi Humas Polres Tanbu, AKP H I Made Rasa, Rabu (10/11/2021), saat dikonfirmasi awak media.

"Saat ini, ada 7 korbannya dengan jumlah kerugian sekitar Rp 1 Miliar. Sementara korban lainnya, masih belum diketahui pasti karena banyak yang melapor ikut diinvestasi tersebut, namun ada juga yang pernah menerima hasilnya, ini kita periksa benar-benar," katanya.

Dari pengakuan pelaku, anggota di investasi tanam modal yang dijalankan 4 tersangka tersebut, anggotanya capai 100 orang. 

"Untuk perkiraan kerugian dari investasi ini, jumlahnya miliran, tetapi masih belum bisa menentukan berapa angka persisnya," terang AKP Made.

Sementara dari 4 tersangka itu, pelaku utamanya diduga adalah Noorman. Sedangkan, istri dan pasangan suami istri lainnya hanya bertugas mencari nasabah. 

 Jadi, pelaku utamanya itu hanya satu, sisanya ya mencari nasabah, menawarkan ini itu," katanya.

Terkait kerugian warga yang ditimbulkan apakah bisa diambil atau tidak ?Made menjelaskan, hasil sitaan sementara diamankan sebagai alat bukti.

Setelah ada putusan dari Pengadilan baru ada putusan seperti apa nnatinya apakah dikembalikan atau seperti apa kepada korban.

"Artinya, warga diminta untuk bersabar dulu. Biar penyidik menjalankan tugasnya dulu," katanya.

Baca juga: OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Keuntungan Tak Wajar, Investasi Bodong Capai Rp 92 Triliun

Sekadar diketahui, keempat pelaku itu diringkus pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 22.00 wita di Desa Kerayaan Sentosa Gunung Kijang Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Kalimantan Timur.

Mereka adalah Noorman Efendi (24) dan Maria Sari warga Jalan Batu Benawa Gang Garuda Desa Bersujud, Muhammd Fahri (28) dan Normiati (28) warga Jalan Pesantren Rt 9 Rw 3 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu. Kini semuanya masih proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Tanbu. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved