Breaking News:

Kriminalitas Tanahbumbu

Polisi Hentikan Tambang Batu Bara Diduga Ilegal di Desa Mangkalapi Tanbu, 31 Alat Berat Diamankan

Satreskrim Polres Tanbu amankan sejumlah orang bersama puluhan alat berat diduga terlibat tambang ilegal batu bara di Desa Mangkalapi Teluk Kepayang.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Tanahbumbu
Jajaran Unit Mining Polres Tanbu saat melakukan police line. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Unit Satreskrim Polres Tanahbumbu amankan sejumlah orang bersama puluhan unit alat berat diduga terlibat aktivitas tambang ilegal batu bara di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Aktivitas penambangan diduga ilegal itu berlokasi di kawasan Desa Mangkalapi Kecamatan Teluk Kepayang Kabupaten Tanahbumbu.

Polisi mengamankan sejumlah alat berat tambang diduga ilegal itu pada Senin (22/11/2021) sekitar pukul 20.30 Wita.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, pada Selasa (23/11/2021), sejumlah orang menggunakan pakaian perusahaan berada di area Satreskrim Polres Tanbu.

Baca juga: Pemantauan Investor Asing dan TKA di Kabupaten Tanahlaut Diperketat, Begini Tanggapan Pihak Asing

Baca juga: Wajib Pajak PBB-P5L di Kabupaten Tanahlaut Diminta Pahami Kewajiban dan Tertib Tunaikan Pembayaran

Baca juga: Model Cilik Banjarmasin Alya Wakili Kalsel Ikuti Festival Model Batik Indonesia 2021 di Jakarta

Kapolres Tanahbumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK, melalui Kasi Humas AKP H I Made Rasa, saat dikonfirmasi membenarkan kasus diamankannya sejumlah alat berat beserta beberapa orang diduga terlibat.

"Ada sekitar 5 orang yang diamankan, namun masih dalam tahap pemeriksaan sehingga belum ada penetapan status tersangka," sebut AKP H Made.

Barang bukti yang diamankan sebanyak 31 unit alat berat. Rinciannya, di antaranya 7 unit alat berat jenis ekskavator merk SANY tipe SY 500 H warna kuning.

Kemudian 2 unit alat berat jenis excavator merk hitachi zaxis 330 warna orange, 1 unit alat berat jenis dozer merk SHANTUY, 1 unit alat berat jenis dozer merk Komatsu tipe D85S, 14 unit dump truck merk HOWO tipe 360, 6 unit dump truck merk HOWO tipe 420.

Dijelaskan AKP H Made, kronologisnya terjadi pada Senin (22/11/2021) sekitar pukul 20.30 Wita di Desa Mangkalapi Kecamatan Teluk Kepayang Kabupaten Tanahbumbu Kalsel, ada aktivitas penambangan batu bara tanpa izin dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator, dozer dan dump truck.

Kemudian pihak kepolisian Polres Tanahbumbu turun mengamankan saksi dan barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sekadar diketahui, pasal yang dilanggar tentang tindak pidana Tentang Penambangan Tanpa izin Sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 03 Tahun 2020 tentang perubahaan Undang-udang Nomor 02 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara Jo 55 KUHP.

(banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved