Aset Kripto RI

Kripto RI IDM Tercatat di Bursa Singapura, Baru Debut Harga Naik 458 Persen

IDM resmi tercatat di crypto exchange Singapura yang bernama Coinstore. Debut kripto dari Indonesia di pasar kripto Singapura itu pun cukup positif.

Tayang:
dok.shutterstock
Ilustrasi Aset Kripto, Crypto Currency. Kripto RI IDM Tercatat di Bursa Singapura, Harga Naik 458 Persen 

"Tentu saja, di tengah panasnya momen utama hari ini, akan ada kekhawatiran tambahan tentang Fed membuat kesalahan kebijakan," kata Patrick O'Hare dari Briefing.com seperti dikutip AFP, Jumat.

Baca juga: Rekomendasi Saham Raih Cuan 9 Juli 2021, Waspada Pelemahan IHSG yang Berlanjut

Dari dalam negeri, IHSG diprediksi akan melemah di perdagangan Senin. Pada pembukaan perdagangan, IHSG terpantau merah di level 6.552,81, turun -0,13 persen dibanding penutupan Jumat.

Bursa Asia Pasifik di zona waktu yang matahari terbit lebih awal dibanding Indonesia telah dibuka memerah pada Senin. Nikkei 225, misalnya, memulai perdagangan di level 28.545,14, turun -0,72 persen. Hal serupa terpantau di bursa Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.

Kurs mata uang dunia turut menyimak perkembangan varian Omicron Covid-19. Seturut pantauan Bloomberg, rupiah ditutup melemah terhadap dollar AS pada Jumat, di level Rp 14.357 per dollar AS, turun 0,49 persen dibanding kurs penutupan sebelumnya.

Adapun kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menempatkan rupiah di level Rp 14.280 per dollar AS pada akhir perdagangan Jumat.

Menteri-menteri kesehatan dari negara-negara yang tergabung di kelompok G7 dijadwalkan menggelar rapat darurat pada Senin, menyikapi temuan varian Omicron Covid-19.

Sebelumnya Ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen menyebut dunia butuh waktu dua hingga tiga pekan untuk mendapatkan gambaran yang memadai tentang mutasi varian Omicron Covid-19.

"Kita tengah berpacu dengan waktu," ujar Leyen seperti dikutip AFP, Jumat.

Terpisah, Direktur Regional Afrika WHO, Matshidiso Moeti, meminta otoritas dunia tak hanya membatasi apalagi melarang perjalanan ke dan dari Afrika Selatan.

"Varian ini terdeteksi di beberapa wilayah di dunia. Menjatuhkan larangan perjalanan yang menarget Afrika saja akan menyerang solidaritas global," kecam Moeti, seperti dikutip AFP.

Permintaan untuk tak dilakukannya pembatasan perjalanan ke dan dari Afrika Selatan sudah dinyatakan oleh Presiden Cyril Ramaphosa pada Minggu (28/11/2021).

"Sebelum terjadi kerusakan ekonomi lebih jauh ke ekonomi kami," pinta Ramaphosa, seperti dikutip AFP.

Dari belahan benua lain, Swiss dan Inggris terpantau tengah menegaskan ulang aturan terkait penanganan Covid-19. Dua negara ini telah mengonfirmasi temuan kasus pasien Covid-19 dengan varian Omricon, didapati pada mereka yang baru tiba dari Afrika Selatan.

Referendum telah digelar di Swiss pada Minggu (28/11/2021), setelah muncul penolakan atas UU yang antara lain mengharuskan kepemilikan sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk beraktivitas di tempat umum.

Namun, 62 persen dari pemberi suara mendukung UU ini tetap diberlakukan. Referendum disebut diikuti oleh 65 persen penduduk Swiss, diklaim sebagai sejarah baru partisipasi publik untuk mengikuti referendum di negara itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved