PM Swedia
Magdalena Andersson Kembali Jabat PM Swedia, Sempat Mengundurkan Diri dari Jabatan
Jabatan diemban Magdalena Andersson kembali terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) Swedia untuk kedua kalinya pada Senin (29/11/2021).
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kembali menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Swedia. Hal ini dijabat Magdalena Andersson.
Jabatan diemban Magdalena Andersson kembali terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) Swedia untuk kedua kalinya pada Senin (29/11/2021).
Sebelumnya, Andersson sempat terpilih sebagai PM Swedia pada Rabu (24/11/2021) sebagaimana dilansir Politico.
Namun, dia mundur beberapa jam kemudian karena pengajuan dananya tidak disetujui parlemen dan Partai Hijau mundur dari pemerintahan koalisi.
Dilansir kompas.com, dalam pemungutan suara pada Senin, Andersson menang tipis.
Baca juga: Fenomena Nadir Kabah Hari Ini, Simak Makna dan Penyebabnya
Baca juga: Aturan Terbaru Perjalanan Internasional, Imbas Munculnya Varian Omicron
Dibutuhkan minimal 175 suara tak percaya untuk menghentikannya dan dia mendapatkan 173 suara.
Selanjutnya, dia berharap partainya akan meraup kemenangan dalam pemilu nasional yang dijadwalkan September 2022. Andersson sekarang akan memimpin pemerintahan minoritas satu partai.
Partai Sosial Demokrat-nya menguasai 100 kursi di parlemen yang beranggotakan 349 orang.
Sebagai kepala pemerintahan satu partai, dia akan fokus untuk mencapai sejumlah kesepakatan dengan berbagai sekutu seperti Partai Hijau, Patai Kiri, dan Partai Tengah.
Tapi itu tidak akan mudah. Peristiwa yang terjadi selama sepekan terakhir mencerminkan kesulitan yang dia miliki untuk menyatukan sekutu di balik agenda kebijakannya.
Misalnya, Partai Hijau dan Partai Tengah telah berulang kali bentrok mengenai perlindungan lingkungan.
Di sisi lain Partai Tengah dan Partai Kiri memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang pengeluaran kesejahteraan.
Hanya dalam hitungan jam, Perdana Menteri wanita pertama Swedia, Magdalena Andersson mengundurkan diri dari jabatannya.
Andersson dinobatkan sebagai pemimpin pada Rabu (24/11/2021) tetapi mengundurkan diri setelah mitra koalisinya mundur dari pemerintah karena anggarannya tidak terpilih.
Melansir BBC, sebaliknya, parlemen memilih anggaran yang disusun oleh oposisi yang mencakup sayap kanan anti-imigran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/baru-diangkat-perdana-menteri-perempuan-pertama-swedia-mengundurkan-diri.jpg)