Breaking News:

Wabah Corona

Pemerintah Batalkan PPKM Level 3 Serentak Akhir Tahun 2021, Begini Alasan Dikemukakan Luhut

Rencana pemerintah menerapkan PPKM level 3 pada akhir tahun 2021 dibatalkan.

Editor: M.Risman Noor
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas medis melakukan proses penyuntikan vaksin kepada peserta pada gelaran Sentra Vaksinasi Covid-19, di Rumah Sakit Hermina Pasteur, Jalan Dr. Djunjunan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/11/2021). Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Kalbe Farma ini menyasar pada pasien kanker, thallasemia, HIV/AIDS maupun penyakit autoimun lainnya untuk mendukung program pemerintah menekan laju penyebaran dan penanganan bagi semua masyarakat yang memiliki risiko terpapar Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rencana pemerintah menerapkan PPKM level 3 pada akhir tahun 2021 dibatalkan.

Jauh-jauh hari pemerintah sudah mengatur rencana akan menerapkan PPKM level 3 serentak mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Selama 10 hari rencananya akan diberlakukan PPKM level 3 serentak tanpa pengecualian.

Nah, kabar terbaru pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM Level 3 pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serentak di semua wilayah.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Meninggal 1 Pasien, Positif Tambah 1 Orang

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Baru Omicron di Inggris Melonjak, 50 Persen Sehari

Penerapan PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, keputusan itu didasarkan pada capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen.

Dia menyebutkan, vaksinasi lanjut usia atau lansia akan terus digenjot. Hingga saat ini, vaksinasi lansia mencapai 64 dan 42 persen untuk dosis 1 dan 2 di Jawa dan Bali.

"Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan," katanya dalam keterangan pers tertulis, Senin (6/12/2021).

Dilansir kompas.com, pemerintah juga akan melarang seluruh jenis perayaan Tahun Baru di hotel, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata dan tempat keramaian umum lainnya.

Sementara untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved