Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Cabai Rawit Menjadi Penyebab Inflasi di Kalsel Pada Desember 2021

Menurut Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, berdasarkan hasil pemantauan pada Desember 2021, terjadi inflasi sebesar 0,76 persen.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Cabai di lapak seorang pedagang Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (3/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan (BPS Kalsel)  mengumumkan perkembangan inflasi, Senin (3/1/2022) . 

Harga berbagai komoditas pada Desember 2021 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. 

Menurut Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, berdasarkan hasil pemantauan pada Desember 2021, terjadi inflasi sebesar 0,76 persen.

Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,67 pada November 2021 menjadi 109,49 pada Desember 2021. Tingkat inflasi pada 2021 sebesar 2,55 persen.

Baca juga: Ayam Goreng Tepung Krispi di Mana Saja Laris Manis

Baca juga: Sebagian Harga Sembako Naik di Pasar Bauntung Banjarbaru, Ternasuk Minyak Goreng

Dijelaskan Yos Rusdiansyah, inflasi di Kalsel pada Desember terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan hampir seluruh indeks kelompok pengeluaran.

Disebutkannya, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,15 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 0,68 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,44 persen.

Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,33 
persen, kelompok kesehatan sebesar 0,22 persen, kelompok transportasi sebesar 2,52 persen.

Selanjutnya, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,35 persen; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,14 persen.

Baca juga: Jumlah Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Kalsel Saat Ini Capai 6 Ribu Orang Per Hari

Baca juga: Nelayan Swarangan Kabupaten Tanah Laut Harapkan Tambahan Kuota Solar

"Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2021, antara lain cabai rawit, pepaya, cabai merah, cabai hijau, angkutan udara, terong, tutup kepala/topi, ketimun, kacang panjang, dan tarif dokter gigi," rinci Yos. 

Sementara itu, komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain ikan gembung, daun bawang, ikan peda, biaya administrasi/transfer bank, ikan kerisi, mangga, buah naga, jeruk nipis/limau, ikan asin belah, ikan gabus dan bawang goreng.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved