Breaking News:

Berita HST

Rujak Sabar Menunggu di Barabai, Sajikan 10 Macam Buah Segar

Penjual rujak buah atau pencuk terkenal di Kota Barabai, Kabupaten HST, yakni Salmah, di Jalan Keramat Manjang, Kelurahan Barabai Barat.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Warung rujak atau pencuk Acil Salmah di Jalan Keramat, Manjang, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Minggu (9/1/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Penyuka rujak di Barabai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, atau dalam bahasa setempat disebut pencuk, banyak sekali penjualnyaa.

Jika di daerah lain warung rujak hanya “menjamur” saat Ramadan, tidak demikian di Kabuoaten HST. Warung pencuk dengan mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan.

Seperti di Jalan Keramat Manjang, Kelurahan Barabai Barat, Kabupaten HST. Salah satu warung pencuk terkenal di kawasan itu adalah warung Acil Salmah atau sering disebut warung sabar menunggu.

Sebenarnya tak ada plang nama warung tersebut. Sabar Menungu, dinamai oleh para pembeli, karena jika membeli harus menunggu 30 menit sampai satu jam.

Selain karena antrean, juga karena buah-buahannya tak dikupasi terlebih dulu. Tapi, baru dikupas dan dipotong-potong pada saat pembelinya datang.

Baca juga: VIDEO Masyarakat Kembali Aktif di Lapangan Dwi Warna Kota Barabai, Pelaku Usaha Kuliner Bergairah

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Tersisa 6 Kasus Aktif, Nihil Penambahan Warga yang Terpapar

Selain itu, penjualnya baru membuatkan rujaknya setelah terkumpul banyak pembeli, minimal tiga sampai lima orang.

Alasan Salmah, biasa dipanggil Acil Salmah, tak bisa membuatkan cepat karena komitmennya memberikan rujak buah yang segar kepada pembeli.

Termasuk bumbu rujaknya, mengunakan gula aren asli, dicampur kacang goreng dan sedikit petis.  

“Kalau pembelinya tidak mau menunggu, biasanya saya tawarkan beli buahnya per satuan, plus sambelnya untuk dikupas sendiri di rumah,” kata Salmah.

Menurutnya, rata-rata pembeli sudah tahu risiko lama menunggu tersebut.

Baca juga: Berupaya Bangkit, Pelaku UKM Kabupaten HST Masih Alami Kendala Pemasaran dan Permodalan

Baca juga: Penghapusan Kelas Kepesertaan JKN Dibatalkan, ini Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku di Kalsel

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved