Breaking News:

Berita Tabalong

Sepanjang Tahun 2021, KPH Tabalong Tangani Enam Kasus Kayu Temuan Diduga Ilegal 

Enam kasus kayu temuan yang diduga ilegal ditangani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong selama tahun 2021

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
KPH Tabalong untuk BPost
Petugas KPH Tabalong saat evakuasi kayu temuan yang diduga ilegal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Enam kasus kayu temuan yang diduga ilegal ditangani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong selama tahun 2021.

Penemuan ini hasil dari kegiatan yang dilakukan di beberapa Resort Pengelolaan Hutan (RPH) yang ada di wilayah Kabupaten Tabalong.

Dimana saat dilakukan patroli mereka ada mendapati tumpukan kayu tak bertuan di kawasan hutan

Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin, Jumar (14/1/2022), mengatakan, keenam kasus tersebut semuanya merupakan kayu temuan.

Baca juga: Ratusan Kubik Kayu Ilegal Diamankan, Tapi Tak Satupun Penebang Liar di Kalsel Tertangkap

Baca juga: Dishut Kalsel Musnahkan 96 Balok Kayu Ilegal yang Ditemukan di Hantakan Kabupaten HST

Baca juga: Operasi Pengamanan Hutan, KPH Tabalong Temukan Lima Kasus Kayu Ilegal Tak Bertuan

"Jumlah kayu yang diamankan ada sebanyak 90 potong," katanya.

Terdiri dari dengan jenis kayu ulin ada 50 potong dan jenis kayu rimba campuran sebanyak 40 potong.

Menurutnya, kayu temuan yang mereka amankan itu merupakan kayu yang diduga berasal dari kawasan hutan dan tanpa dilengkapi dokuman yang sah.

Untuk lokasi penemuan ada yang masuk di kawasan RPH Misim, kawasan RPH Jaro dan juga di kawasan RPH Panaan.

Terhadap kayu temuan tanpa diketahui siapa pemiliknya itu kemudian disita dan dibawa ke Dishut Provinsi Kalsel.

Dimana kemudian untuk proses selanjutnya kayu-kayu tak bertuan hasil temuan tersebut akan dilelang sesuai ketentuan.

Baca juga: Diduga Angkut Kayu Ilegal Lewat Sungai, Warga Kapuas Tengah Kalteng Ini Diamankan Polisi

Ditambahkannya, untuk mencegah adanya pratek penebangan kayu ilegal ini selain rutin menggelar patroli, mereka juga telah gencar melakukan penyuluhan-penyuluhan ke masyarakat.

"Baik penyuluhan langsung maupun secara tertulis melalui pemasangan spanduk dan juga lewat kelompok masyarakat mitra polhut," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved