Berita Tanahbumbu

Operasi Keselamatan Intan 2022, Kapolres Tanbu Sebut  Lebaran 2022 ini Masih Ada Larangan Mudik

Kapolres Tanahbumbu AKBP Tri Hambodo SIK menyebutkan Lebaran 2022 Pemerintah kembali akan menerapkan larangan mudik

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kapolres Tanbu Tri Hambodo SIK memberikan penjelasan kepada media usai Apel Operasi Keselamatan Intan 2022, Selasa (1/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN -  Kapolres Tanahbumbu AKBP Tri Hambodo SIK menyebutkan di tengah pandemi Covid-19 yang belum membaik ini, Lebaran 2022 Pemerintah kembali akan menerapkan larangan mudik.

Itu disampaikan saat menjadi Inspektur Apel Operasi Keselamatan Intan 2022 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanahbumbu, Selasa (1/3/2022) yang dihadiri Forkopimda. 

Menurut Kapolres Tanahbumbu AKBP Tri Hambodo SIK menyampaikan bahwa pandemi covid19 telah menjadi wabah penyakit kesehatan dan kemanusiaan yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Itu berawal dari masalah kesehatan, dampak pandemi covid-19 telah meluas hingga meliputi masalah sosial sampai dengan ekonomi.

Sampai dengan sekarang terhitung sebanyak 135 juta jiwa masyarakat dunia terinfeksi covid-19 dengan diantaranya 2,9 Juta orang meninggal dunia.

Baca juga: Minimalisasi Penyalahgunaan Dana Desa, Kaur Keuangan Se-Kabupaten Tanbu Ikuti Bimtek di Banjarmasin

Baca juga: Dinsos Tanbu Salurkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung di Tungkaran Pingaran

Baca juga: Hasil Operasi Jaran Intan, Polres Tanbu Kalsel Amankan 21 Sepeda Motor Temuan

Sementara di indonesia sendiri tercatat sebanyak 1,5 juta jiwa terkonfirmasi positif dan 42 ribu orang meninggal dunia.

Di kalsel sendiri mencatat sebanyak 30 ribu warganya telah terkonfirmasi Positif dengan angka kematian 874 jiwa

Pemerintah pusat maupun daerah telah mengambil berbagai langkah strategis mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), melaksanakan Tracking,Testing,dan Treatment, Vaksinsi Covid19, Hingga Larangan Mudik saat Hari Raya Idul fitri.

"Semua itu sebagai Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid19 di Indonesia,"katanya.

Sebentar lagi akan memasuki bulan ramadhan 1443 H, Umat Islam di Indonesia akan menyambut momen bulan ramadan ini dengan penuh suka cita melalui peningkatan intensitas kegiatan keagamaan mulai dari pesantren kilat,pengajian dan salat terawih berjamaah di mesjid-mesjid yang tentunya akan menimbulkan terjadinya kerumunan.

Selain itu juga, momen mudik lebaran sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat indonesia untuk bepergian ke kampung halaman dan bersilahturahmi bersama keluarga. Ditengah pandemi ini menimbulkan kerawanan yang dapat menyebabkan penyebaran covid19 semakin meluas.

" Pada tahun 2021 yang lalu pemerintah telah memberlakukan larangan mudik lebaran sebagai bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran covid19. Dan pada tahun ini pemerintah memberlakukan kembali larangan mudik lebaran dikarenakan penyebaran covid19 terus meningkat," katanya.

Sebab itu, guna mengantisipasi hal tersebut polda kalimantan selatan (Kalsel) beserta seluruh jajarannya melaksanakan operasi kewilayahan keselamatan Intan 2022 yang dilaksanakan selama 14 hari dimulai hari 1 maret sampai dengan 14 maret 2022.

"Saya berharap melalui pelaksanaan Operasi Ini dapat tercipta kamseltibcarlantas sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas," katanya. 

Baca juga: Ringankan Beban Korban Angin Puting Beliung di Kecamatan Simpangempat, Pemkab Tanbu Salurkan Bantuan

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanbu, AKP Guntur S Pambudi SIK, terkait operasi tersebut tetap mengedepankan upaya preventif dan persuasif. 

" Akan tetapi bila pelanggaran yang jelas kasat mata tetap kita lakukan penindakan, " katanya. 

Kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Pemkab Tanbu, H Ambo Sakka bersama forkopimda Tanbu. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved