Harga Emas

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Maret 2022, Bertahan di Angka Rp 984.000 Per Gram

Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tak bergerak pada Minggu (20/3/2022)Rp 984.000 per gram.

Editor: M.Risman Noor
Antam
ILUSTRASI Emas batangan logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Stagnan alias tak bergerak. Beginilah harga emas batangan Antam pada hari Minggu 20 Maret 2022.

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berada di angka 984.000 per gram.

Harga emas Antam ini tak berubah dari harga yang dicetak pada Sabtu (19/3) di level Rp 984.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 887.000 per gram.

Harga tersebut juga tak berubah dibandingkan dengan harga buyback pada Sabtu (19/3) yang ada di Rp 888.000 per gram.

Baca juga: Diduga Gegara Warisan, Kakak Beradik di Banjarbaru Cekcok dan Berujung Laporan Dugaan Penganiayaan

Baca juga: Periksa 12 Saksi Kasus Tipikor Bank BUMN di Batola, Kejati Kalsel : Dugaan Korupsi Semakin Jelas

Dilansir kontan.co.id, Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Minggu (20/3) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 542.000
Harga emas 1 gram: Rp 984.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.695.000
Harga emas 10 gram: Rp 9.335.000
Harga emas 25 gram: Rp 23.212.000
Harga emas 50 gram: Rp 46.345.000
Harga emas 100 gram: Rp 92.345.000
Harga emas 250 gram: Rp 231.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 462.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 924.600.000
Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas

Petugas menunjukan logam mutia di Butik Emas Antam, Komplek pertokoan DP Mal, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (4/8/2015).
Petugas menunjukan logam mutia di Butik Emas Antam, Komplek pertokoan DP Mal, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (4/8/2015). (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

Dikutip Tribun-Timur.com dari laman ojk.go.id, berikut 5 penyebab yang membuat harga emas bisa naik turun:

1. Ketidakpastiaan Kondisi Global

Berbagai situasi yang terjadi di sekeliling kita seperti politik, ekonomi, krisis, resesi, atau perang adalah salah satu pemicu naik dan turunnya harga emas.

Mengapa begitu, ingatkah kamu dengan kerusuhan yang terjadi pada tahun 1998 dengan tujuan menjatuhkan kekuasaan Presiden Soeharto?

Dalam kondisi ekonomi dan politik yang kacau balau, emas seringkali dianggap sebagai penyelamat. Karena itulah saat terjadi krisis atau perang, biasanya harga emas akan melonjak naik.

Beberapa waktu lalu kita dihadapkan dengan berita kenaikan harga emas yang diakibatkan oleh situasi perang dagang Amerika Serikat dan China.

Baca juga: Polemik Minyak Goreng di Kalsel , KPPU Wilayah V Kalimantan: Ada Indikasi Aktivitas Spekulan 

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved