Alfamart Gambut Runtuh

Datangi Lokasi Runtuhnya Alfamart Gambut, Tim Labfor Polda Jatim Amankan Sampel Material Bangunan

sampah bekas makanan dan minuman, serta produk barang dari Toko Alfamart berserakan.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
suasana terkini reruntuhan toko alfamart km 14 gambut kabupaten banjar, kalsel, pasca ambruk pada senin (18_4_2022) sore lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Layaknya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), begitulah kira-kira kondisi terkini, yang terlihat pada reruntuhan Toko Alfamart Km 14 Gambut, Kabupaten Banjar, Kalsel, Kamis (21/4/2022) siang.

Setelah mengalami ambruk pada Senin (18/4/2022) sore lalu, sampah bekas makanan dan minuman, serta produk barang dari Toko Alfamart berserakan.

Tumpukan tanah bekas galian proses evakuasi dan pembersihan juga menumpuk.

"Sampai saat ini kami masih melakukan evakuasi, namun intensitasnya kami turunkan, sambil menunggu laporan ataupun informasi dari masyarakat," kata Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso.

Baca juga: Ahli Waris Korban Jiwa Runtuhnya Alfamart Gambut Dapat Santunan Kematian, Total 48 Kali Upah

Baca juga: Terjebak Beton Saat Alfamart Gambut Runtuh, Begini Kisah Ariini Bangkit Teriak Meminta Pertolongan

Untuk mengetahui pasti penyebab ambruknya bangunan permanen tersebut, Polres Banjar Polda Kalsel dibantu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim.

Tim berjumlah empat orang tersebut datang ke Kalsel, Rabu (20/4/2022) kemarin, untuk mengambil sampel material bangunan, di lokasi kejadian.

Informasi terhimpun Tim Labfor telah bertolak ke Polda Jatim pagi tadi, sekira pukul 09.00 wita dengan membawa sejumlah sampel material bangunan.

"Semoga dari hasil penyelidikan ini akan bisa mengungkap apa penyebab dan siapa yang akan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut," ucap Kapolres.

Baca juga: Bebas Tuntutan karena Restorative Justice, Warga Kelayan Banjarmasin Peluk Sahabatnya

Baca juga: 34 Tahun Menetap di Indonesia Tanpa Dokumen, Warga Thailand Diamankan Kantor Imigrasi Batulicin

Total korban ambruknya bangunan bertingkat tiga itu berjumlah 13 orang, lima di antaranya meninggal dunia.

Dari korban yang berhasil selamat 4 di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Yang bersangkutan masih dalam keadaan luka parah, beberapa mengalami patah tulang sehingga masih harus mendapatkan perawatan," ungkap Kapolres.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved