Ramadhan 2022

Wanita Haid Bisa Lakukan 3 Amalan Ini Untuk Dapatkan Lailatul Qadar, Salah Satunya Berzikir

Wanita Haid ternya bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar di Ramadhan 1443 H ini, caranya dengan lakukan tiga amalan ini

Editor: Irfani Rahman
muslimobsession.com
Ilustrasi Berdoa dan Berdzikir di Malam Lailatul Qadar 

Sebuah hadis dari Aisyah menyebutkan: " Rasulullah ShallAllahu 'alaihi wa sallam beritikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda: " Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan" (HR: Bukhari dan Muslim).

Cara Wanita Haid Meraih Lailatul Qadar

Setidaknya, ada 3 amalan yang bisa dikerjakan wanita sedang haid untuk meraih malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir Ramadhan 1443 H.

Wanita haid atau yang sedang mendapatkan menstruasi tidak bisa memegang Alquran maupun Itikaf di masjid untuk mendapatkan Lailatul Qadar.

Namun, jangan khawatir, ada cara wanita haid mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan mudah di rumah.

Walaupun tengah haid atau menstruasi, wanita tidak perlu khawatir luput dari kemuliaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Seluruh umat Islam baik laki-laki atau perempuan sejatinya berlomba-lomba meraih Lailatul Qadar dengan berbagai amalan baik.

Salah satu amalan yang dianjurkan meraih Lailatul Qadar ialah salat.

Bagi laki-laki tentu melakukan ibadah salat bukan lah perkara sulit.

Pasti banyak yang bertanya, bagaimana dengan wanita yang tidak bisa ibadah salat karena sedang haid?

Tetap tenang karena salat bukan lah satu-satunya amalan utama untuk meraih Lailatul Qadar.

Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain kemudian menjelaskan ada tiga tingkatan untuk meraih Lailatul Qadar.

وَمَرَاتِبُ إِحْيَائِهَا ثَلَاثَةٌ عُلْيَا وَهِيَ إِحْيَاءُ لَيْلَتِهَا بِالصَّلَاةِ وَوُسْطَى وَهِيَ إِحَيَاءُ مُعْظَمِهَا بِالذِّكْرِ وَدُنْيَا وَهِيَ أَنْ يُصَلِّيَ الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ وَالصُّبْحِ فِي جَمَاعَةٍ

Artinya, "Tingkatan menghidupkan lailatul qadar ada tiga. Yang tertinggi adalah menghidupkan lailatul qadar dengan shalat. Sedang tingkatan yang sedang adalah menghidupkan lailatul qadar dengan zikir. Tingkatan terendah adalah menjalankan shalat Isya dan Subuh berjamaah," (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Fikr, halaman 198).

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
  • Berita Terkait :#Ramadhan 2022
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved