Berita Banjarmasin

Gandeng Polda Kalsel, KPK Tekankan Peran Internal Keluarga dalam Pencegahan Korupsi

Ketua KPK, Firli Bahuri, beri arahan kepada jajaran Polda Kalsel mengenai pencegahan korupsi harus melibatkan keluarga.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, di sela kegiatan di Polda Kalimantan Selatan, Kamis (28/7/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak cuma melalui penindakan, namun aspek pencegahan juga menjadi hal penting dalam upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerangi bahaya laten korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

Banyak sektor tak terlepas institusi Polri juga digandeng oleh KPK untuk mengoptimalkan pencegahan terjadinya praktik korupsi. 

Terkini, KPK bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pencegahan korupsi yang digelar di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Kamis (28/7/2022).

Kegiatan ini dibuka Ketua KPK Firli Bahuri, bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, dihadiri Pejabat Utama Polda Kalsel serta Kapolres/Kapolresta di wilayah hukum Polda Kalsel.

Tak cuma itu, para pengurus dan anggota Bhayangkari Daerah Kalsel juga menjadi peserta Bimtek yang mengangkat tema Membangun Keluarga Berintegritas Menuju Sumber Daya Manusia yang Presisi dan Anti Korupsi.

Baca juga: Gugatan Pra Peradilan Mardani Maming Kandas, KPK Pastikan Proses Hukum Tuntas Sampai Meja Hijau

Baca juga: Kesulitan Mendapatkan BBM di SPBU, Ratusan Sopir di Banjarmasin Berunjuk Rasa

Baca juga: Korban Diduga Tewas Tenggelam, Dimakamkan di Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru

Sesuai temanya, penekanan dalam Bimtek kali ini mengulas peran internal keluarga dalam membangun keluarga yang anti korupsi 

"Kita sadari bersama perilaku koruptif bisa dicegah mulai dari kehidupan dalam lingkungan keluarga. Bagaimana peran isteri supaya tetap bisa menjadi keluarga sederhana, menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas kepada keluarga," kata Firli ditemui Banjarmasinpost.co.id di sela kegiatan.

Penanaman nilai-nilai anti korupsi sejak dini kepada anak juga kata Firli adalah hal penting. 

Ia mencontohkan, pola didik orang tua yang selalu menuntut anak-anaknya untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolah tanpa memberikan bimbingan yang benar, bisa saja disalahartikan anak bahwa cara apapun harus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. 

Pola ini dikhawatirkan justru bisa menjadi cikal bakal pemikiran menyimpang.

Baca juga: Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Kotabaru Kalsel, Lalu Lintas Terganggu

Baca juga: Pelajar Dusun 5 Bukitmulya Tanahlaut Tak Bisa Sekolah Lagi, Jalan yang Tenggelam Kian Dalam

Baca juga: Warga Bukitmulya Tala Tak Bisa Menuju Lokasi Kerja, Jalan Vital Tenggelam dan Longsor

"Tidak perlu ditarget anak dapat nilai berapa, tapi tanamkan semangat juang belajar, terlepas berapa nilai yang dicapai," ujarnya. 

Sementara itu, Irjen Pol Rikwanto juga sepakat dengan tema yang diangkat dalam bimtek ini, yakni menekankan bahwa lingkungan keluarga berperan besar dalam integritas setiap orang tak terlepas insan Bhayangkara. 

"Hari ini KPK hadir di Kalimantan Selatan, terutama Polda Kalsel, untuk memberikan sosialisasi pendidikan kepada keluarga besar Polri, terutama untuk membentuk kesadaran keikutsertaan dalam mencegah adanya perbuatan korupsi," jelasnya.

Diharapkan melalui upaya kerja sama KPK RI dengan Polda Kalsel ini bisa memberikan pemahaman, pengetahuan dan membentuk kesadaran untuk melakukan pencegahan perbuatan korupsi di tengah masyarakat, khususnya di tengah keluarga besar Polri.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved