Mardani H Maming

Selain Menggeledah Kantor Mardani H Maming di Batulicin, KPK Juga Periksa Para Saksi di Polda Kalsel

Selain geledah kantor Mardani H Maming PT Enam Sembilan Group di Batulicin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga periksa saksi di Polda Kalsel

Editor: Irfani Rahman
banjarmasinpost.co.id
Kantor PT Batulicin Enam Sembilan Milik Mardani H Maming Pasca Penggeledahan KPK 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Baru-baru ini tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah menggeledah kantor Mardani H Maming yakni PT Batulicin Enam Sembilan yang berlokasi di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Dalam penggeledahan tersebut KPK mendapatkan ini.

Ya, Selasa (16/8/2022) kantor Mantan Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming digeledah petugas.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK)   pun buka suara tentang hasil di dapat pada penggeledahan kantor Mardani H Maming tersebut.

Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca juga: Usai Angkut Berkas dari Kantor PT Enam Sembilan, KPK Lanjut Geledah Rumah Mardani Maming

Baca juga: Usai Datangi Pelabuhan ATU Milik Mardani Maming, Tim KPK Tinggalkan Tanbu

Dari perusahaan yang diduga milik Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming itu, KPK mengamankan sejumlah dokumen.

"Diperoleh sejumlah dokumen terkait perkara ini. Seluruhnya akan dianalisis dan segera dilakukan penyitaan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (19/8/2022).

Dalam penyidikan kasus itu, KPK pada Kamis (18/8/2022) juga telah memeriksa beberapa saksi di Gedung Polda Kalsel, yaitu mantan Kepala Desa Sebamban Baru, Tanah Bumbu Ilmi Umar dan pihak swasta Riza Azhari.

"Saksi Ilmi Umar dan saksi Riza Azhari didalami antara lain terkait dengan kronologis atas kepemilikan lahan yang dijadikan pelabuhan PT PAR (Permata Abadi Raya)," ungkap Ali.

Selanjutnya, saksi Eka Risnawati selaku bagian keuangan PT PAR dan PT Trans Surya Perkasa (TSP) dikonfirmasi penyidik KPK mengenai cash flow PT PAR dan PT TSP.

Lalu, KPK juga memeriksa saksi Direktur PT PAR tahun 2013-2020 Wawan Surya.

"Tim penyidik mengonfirmasi terkait dengan kronologi pembentukan PT PAR," kata Ali.

KPK juga menginformasikan tiga saksi yang dijadwalkan diperiksa di Gedung Polda Kalsel, Jumat (19/8/2022), yakni Direktur PT TSP tahun 2013-2020 Muhammad Aliansyah, Muhammad Bahruddin selaku Komisaris PT Angsana Terminal Utama (ATU), PT TSP, dan PT PAR serta staf Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV tahun 2021-sekarang (mantan Kepala Seksi Bimbingan Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2011-2013

Baca juga: Berkeliaran Tanpa Busana, Pemuda Ini  Diantar Ke Bangsal Jiwa Rumah Sakit Brigjen H Hasan Basry

Baca juga: Dosen ULM Ini Gandeng Komunitas PKK untuk Pelatihan Business Model Canvas di Kabupaten Batola  

Mardani Maming dijerat KPK sebagai tersangka penerima suap terkait IUP di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

Pemberi suap dalam kasus ini ialah Henry Soetio selaku pengendali PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN). Ia telah meninggal dunia pada 2021 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved