Liga 1 Indonesia

Musthofa Umarella, Wasit Kontroversial Pimpin PSIS vs Barito Putera Disanksi PSSI

Musthofa Umarella, wasit yang memimpin laga PSIS vs Barito Putera pada 6 Agustus 2022, resmi mendapat sanksi dari PSSI

Editor: Hari Widodo
Tangkap Layar Indosiar
Musthofa Umarella diprotes pemain Barito Putera saat memberikan hadiah penalti kepada PSIS Semarang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musthofa Umarella, wasit yang memimpin laga PSIS vs Barito Putera pada 6 Agustus 2022, resmi mendapat sanksi.

Musthofa Umarella dinilai lalai menerapkan LOTG (Laws of the Game) atau aturan-aturan permainan pasal 12, pada laga yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang.

LOTG pasal 12 berisi tentang pelanggaran dan tindakan menyimpang.

Pada laga yang dimenangkan tuan rumah 2-1 tersebut memang sarat kontroversi. Kedua gol dari PSIS memantik banyak pertanyaan.

Baca juga: Imbas Tiga Kekalahan Beruntun, Suporter Warning Manajemen Barito Putera

Baca juga: Kalah Lawan Bali United di Stadion Demang Lehman, Barito Putera Diprotes Suporter  

Pertama, terkait hukuman penalti yang diberikan wasit kepada PSIS Semarang

Kedua, wasit juga dinilai lalai menerapkan pemahaman pelanggaran, yang semestinya bisa dianggap bukan suatu pelanggaran (bodi kontak biasa).

Namun wasit menganggap suatu pelanggaran untuk pemain Barito, pada saat permainan dimulai mengakibatkan gol untuk tim PSIS.

Alhasil, Musthofa Umarella harus mendapatkan hukuman. Dia dijatuhi sanksi pembinaan khusus tanpa tugas selama 10 pekan.

Wasit yang mengantongi lisensi FIFA sejak 2018 itu baru bisa kembali memimpin pertandingan pada pekan ke-13 BRI Liga 1 2022/2023.

Selain Musthofa, ada 17 nama perangkat pertandingan lain yang mendapat hukuman dari Komite Wasit PSSI.

Perangkat pertandingan itu terdiri dari wasit, additional assistant referee, dan asisten wasit.

Sejumlah orang ini mendapatkan berbagai macam jenis hukuman.

PSSI berharap seluruh perangkat pertandingan menjalankan tugas sesuai LOTG. Setiap wasit yang menjalankan tugas dengan baik pasti ada award, namun bila tidak menjalankan tugas dengan baik akan ada pembinaan tanpa tugas,” kata Ketua Komite Wasit PSSI, Ahmad Riyadh.

Pria yang juga Ketua Asprov Jawa Timur ini menambahkan, wasit-wasit yang belum pernah mendapatkan pembinaan khusus tanpa tugas agar lebih berhati-hati.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved