Bisnis
Pertamina Pastikan Stok BBM Kalsel Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menjamin ketersediaan stok bahan bakar bersubsidi untuk di wilayah Kalimantan.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.
Rata-rata konsumsi harian BBM nasional di tahun 2022 ini bahkan sudah lebih tinggi dibandingkan konsumsi normal harian sebelum pandemi ditahun 2019.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menjamin ketersediaan stok bahan bakar bersubsidi untuk di wilayah Kalimantan sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah bersama BPH Migas.
Hal tersebut dipastikan oleh Susanto August Satria selaku Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan.
Satria menjamin pasokan BBM subsidi memiliki ketahanan stok yang cukup bagi masyarakat.
Baca juga: Tertangkap Tangan Menambang Ilegal, 2 Unit Alat Berat Disita Polres Tapin
Baca juga: Menikmati Aneka Makanan Serba Sambal Kacang, Lihat Lokasinya di Banjarbaru
“Kami pastikan bahwa stok BBM aman dan proses distribusi terus dilakukan secara maksimal sehingga masyarakat diharap tetap membeli BBM sesuai dengan kebutuhannya saja dan tidak melakukan panic buying, karena stok mencukupi,” kata Satria sapaannya.
Dia mengurai, kondisi penyaluran BBM subsidi hingga 14 Agustus 2022 untuk wilayah Regional Kalimantan untuk Realisasi penyaluran Pertalite Regional Kalimantan hingga 14 Agustus 2022 adalah 1.395.997 KL, sedangkan kuota Pertalite tahun 2022 adalah 1.783.958 KL.
Adapun, Khusus untuk Provinsi Kalimantan Selatan realisasi penyaluran Pertalite hingga 14 Agustus 2022 adalah 285.085 KL, dari kuota tahun 2022 sebesar 337.934 KL.
Selain itu, Realisasi penyaluran Solar subsidi Regional Kalimantan hingga 14 Agustus 2022 adalah 565.953 KL, sedangkan kuota Solar tahun 2022 adalah 862.349 KL.
Kemudian khusus untuk Provinsi Kalimantan Selatan realisasi penyaluran Solar hingga 14 Agustus 2022 adalah 135.335 KL, dari kuota tahun 2022 sebesar 196.474 KL.
Satria berujar, Pertamina mengajak masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM bersubsidi untuk mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau datang ke booth registrasi yang tersedia di SPBU.
“Kami himbau masyarakat untuk bijak membeli BBM subsidi, belilah sesuai keperluan, agar BBM subsidi dapat disalurkan kepada yang berhak,” kata dia.
Perketat Distribusi BBM Subsidi
Pertamina memberikan instruksi kepada seluruh lembaga penyalur untuk menyalurkan produk sesuai dengan prosedur yang berlaku dan akan memberikan sanksi tegas terhadap lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran.
Tercatat sepanjang tahun 2022, total 33 SPBU dari seluruh wilayah Kalimantan yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelayanan BBM subsidi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pengumuman-wajib-daftar-MyPertamina-di-SPBU-Kota-Banjarmasin-Rabu-29062022.jpg)