Religi

Hukum Menikmati Uang Temuan, Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan mengenai hukum memakai uang temuan, simak penjelasan Pengasuk Pondok Pesantren Al Bahjah ini

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
capture kanal youtube Al-Bahjah TV
Buya Yahya terangkan hukum menikmati uang temuan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjelaskan hukum menikmati uang temuan.

Buya Yahya yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah mengimbau agar tak menggunakan apapun yang bukan hak milik sendiri.

Dalam beberapa kasus di kehidupan sehari-hari, seseorang seringkali menemukan uang yang tercecer di jalan.

Bagi sebagian orang ada yang langsung menginfakkan uang itu, ada pula yang menikmati, ada pula yang membaginya sebagian diinfakkan dan sebagian dinikmati untuk keperluan pribadi, Buya Yahya pun memberi tanggapan.

Baca juga: Berwudhu Bisa Jadi Amalan Penghapus Dosa, Buya Yahya Ingatkan Harus Sesuai Rukun dan Sunnahnya

Baca juga: Menikah di Bulan Safar Dianggap Bikin Sengsara, Buya Yahya Tegaskan Hal Ini

Lantas bagaimana hukumnya menikmati sebagian uang temuan tersebut?

Buya Yahya menekankan pastikan kita tidak akan mau menggunakan sesuatu terkecuali milik sendiri.

"Itu harus terpatri tertanam di hati, untuk menjadi orang yang amanah dalam hidup, ada duit di pinggir jalan bukan milikku, anak kita pun harus dididik semacam itu," jelas Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Karena bukan milik sendiri, tidak boleh sekecil apapun memanfaatkannya.

Jikalau seseorang yang menemukan uang untuk menyelamatkan pemilik uang tersebut, maka bisa dititipkan di suatu tempat penyimpanan barang temuan.

"Kalau ada tempat yang aman seperti itu, Anda menemukan sesuatu Anda ambil dan dititipkan tempat tersebut bukan untuk Anda," paparnya.

Sebab jika dibiarkan maka kemungkinan akan terinjak orang yang lalu-lalang.

Baca juga: Rahasia di Balik Doa Masuk Masjid, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Aturan Memasuki Rumah Allah

Baca juga: Amalan Meringankan Siksa Kubur Ortu yang Sudah Meninggal, Ustadz Khalid Basalamah:Perbanyak Istigfar

Atau justru diambil orang yang tidak amanat, jika Anda merasa diri Anda amanat wajib menolong.

Apabila tidak ada tempat penyimpanan, maka Anda mengambil wajib menyimpannya.

"Misalnya ingin menikmati, tunggu dulu, uang sebegitu di tempat ramai orang mencari atau tidak, kalau biasanya mencari tidak bisa langsung dinikmati, tapi kalau orang tidak mencari, harus diumumkan selama satu tahun, caranya umumkan setiap hari dalam minggu pertama di tempat keramaian," urai Buya Yahya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved